Ikut Membangun Negara Lewat Sukuk

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 21 Maret 2019 14:38
Ikut Membangun Negara Lewat Sukuk
Selain syariah, investor bisa turut serta dalam pembangunan nasional.

Dream – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mengajak masyarakat Mataram, Nusa Tenggara Barat, untuk berinvestasi secara syariah di Sukuk Ritel SR-011. Kalau berinvestasi di situ, masyarakat juga sudah berpartisipasi dalam pembangunan nasional.

“ Dengan ikut berinvestasi di sukuk, berarti kita bisa berkontribusi terhadap pembangunan negara,” kata Direktur Utama Bank Muamalat, Achmad K. Permana, Investor Gathering Sukuk Ritel 011, dalam tertulis yang diterima Dream, Kamis 21 Maret 2019.

Menurut Permana, penjualan sukuk negara diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008. Sejak pertama kali diperkenalkan, sukuk telah menjadi instrumen keuangan syariah yang banyak diminati masyarakat.

“ Sukuk merupakan sumber pembiayaan APBN yang digunakan untuk membiayai proyek-proyek pemerintah di bidang infrastruktur seperti jalan tol, jembatan, pelabuhan dan lain-lain,” kata dia.

Sekadar informasi, Bank Muamalat terpilih sebagai penjual sukuk SR-011. Keuntungan bagi nasabah yang berinvestasi di sukuk ini adalah akan mendapatkan imbalan tetap sebesar 8,05 persen per tahun dengan tenor selama 3 tahun. Jika dibandingkan dengan deposito, instrumen ini memiliki imbal hasil yang lebih tingggi.

Masa penawaran berlangsung sejak tanggal 1 Maret 2019 sampai 21 Maret 2019. Sedangkan tanggal jatuh tempo adalah 10 Maret 2022.

Nominal pemesanan minimum SR-011 sebesar Rp1 juta dan kelipatannya dengan maksimum pembelian Rp3 miliar. Sukuk ritel ini tanpa warkat dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah dua periode imbalan yaitu pada tanggal 11 Juni 2019. Tanggal pembayaran imbalan dilakukan setiap tanggal 10 setiap bulannya dan imbalan pertama akan didistribusikan pada tanggal 10 Mei 2019.

SR-011 ditawarkan dengan akad Ijarah Asset To Be Leased sesuai dengan fatwa DSN-MUI No. 75 tahun 2010. Underlying asset instrumen ini adalah proyek APBN 2019 dan barang milik negara berupa tanah dan bangunan. Bank ini menargetkan penjualan sukuk naik 50 persen dari tahun sebelumnya.

1 dari 2 halaman

Menjamin Aman, Tabungan Bank Muamalat Ini Pastikan Mimpi ke Baitullah Terwujud

Dream – Kasus penyalahgunaan dana calon jemaah sempat menghebohkan industri jasa perjalanan haji dan umrah Tanah Air beberapa waktu lalu. Sebagian masyarakat menjadi korban karena Iming-iming biaya murah.

Setelah uang disetor dan tanggal keberangkatan tak kunjung datang, barulah mereka tersadar telah menjadi korban penipuan. 

Tak ingin masyarakat menjadi korban penipuan menggunakan skema ponzi itu, PT Bank Muamalat Tbk dan At Tayibah Al Multazam Group AAG menjalin kerja sama dengan membuat program tabungan haji dan umroh.

Produk tabungan bernama Tahapan Haji dan Umroh Berencana (THUB) itu juga menggandeng perusahaan asuransi PT Jamkrindo Syariah.

Direktur Bisnis Ritel Bank Muamalat, Purnomo B. Soetadi, menjelaskan kasus penyalahgunaan dana umrah umumnya disebabkan penghimpunan dana calon jemaah disimpan di rekening milik perusahaan travel. Hal ini berbeda dengan program THUB yang dana calon jemaah disimpan di rekening bank milik masing-masing peserta.

“ Bank merupakan institusi yang highly regulated dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Oleh karena itu, dalam program ini pihak bank dilibatkan agar dana haji dan umrah nasabah aman dan terjamin,” kata Purnomo di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu, 20 Februari 2019. 

Purnomo mengatakan tabungan di rekening milik pribadi jemaah, menggunakan sistem rekening khusus. Dana ini tak bisa ditarik, kecuali ibadah umroh atau keadaan darurat, seperti sakit keras atau meninggal dunia.

Bahkan perusahaan penyelenggara umrah pun tidak dapat menarik dana sebelum terjadi pelunasan.

Direktur Utama At Tayibah Al Multazam Group AAG, Rizki Sembada, mengatakan program ini merupakan kombinasi tabungan umroh dan kerja sama sistem networking. Program ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Indonesia serta telah mengantongi sertifikat hak cipta dari Kemenkumham. Dia juga menegaskan bahwa program ini sama sekali tidak menggunakan skema ponzi dan tidak sama dengan program Multi Level Marketing (MLM).

“ Kami bekerjasama dengan Bank Muamalat dan Askrindo Syariah sehingga keamanan dana nasabah terjamin. Apabila gagal berangkat, dana nasabah dijamin kembali 100 persen,” kata Rizki.

2 dari 2 halaman

Ini Skemanya

Sekadar informasi, setoran tahap awal program ini sebesar Rp3,5 juta untuk kategori silver, sedangkan kategori gold dan platinum sebesar Rp4,35 juta dan Rp5,2 juta. Setoran ini di luar biaya administrasi.

Pembayaran selanjutnya dilakukan setiap bulan dan disetor ke rekening sendiri di Bank Muamalat selama 36 kali. Jemaah bisa mendapatkan gratis setoran bulanan dengan mengajak jamaah lain bergabung sampai tabungan lunas.

Setelah terdaftar calon jemaah akan mendapatkan kartu 1hram yang bisa digunakan untuk bertransaksi di seluruh mesin ATM Al Rajhi di Tanah Suci. Selain itu, kartu Shar-E debit 1hram juga dapat digunakan di seluruh merchant dan lebih dari 18 ribu ATM berlogo VISA di Tanah Suci.(Sah)

Beri Komentar
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan