7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Pegawai PNS Pemrpv DKI Jakarta (Antarafoto.com)
Dream - Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) gusar dengan maraknya informasi palsu terkait seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2016. Tak mau masyarakat terkecoh, kementerian ini akan menempuh tiga pendekatan agar hal serupa tak terulang kembali.
" Kami akan melaporkan kepada Mabes Polri," kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Herman Suryatman, ketika dihubungi Dream di Jakarta, Selasa 12 Juli 2016.
Herman mengatakan informasi penerimaan seleksi CPNS 2016 memuat hal yang keliru dan bisa membuat masyarakat tertipu. Terlebih, informasi yang marak beredar ini memuat informasi yang dijelaskan secara detail seperti jadwal seleksi.
Pihak kementerian menganggap informasi yang marak beredar ini sudah keterlaluan. " Itu, kan, meresahkan masyarakat. Itu bisa dijerat KUHP dan bisa kena UU ITE, bisa diancam hukuman pidana," kata dia.
Herman melanjutkan awal tahun 2016, pihaknya telah melaporkan 17 situs yang memuat informasi bohong tentang seleksi CPNS. " Sehari setelah dilaporkan, situs-situs itu hilang," kata dia.
Langkah yang kedua, kata Herman, adalah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi soal situs-situs yang memuat informasi palsu soal penerimaan CPNS.
" Kami akan berkoordinasi dengan Kominfo untuk melakukan suatu upaya agar situs-situs seperti itu ditutup. Itu riskan dan ujung-ujungnya menginformasikan hal yang tidak benar," kata dia.
Langkah ketiga yang akan ditempuh Kementerian PANRB adalah memberikan informasi kepada masyarakat agar tak terkecoh informasi penerimaan CPNS yang diberikan di luar instansi pemerintahan resmi, seperti Kementerian PANRB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
" Masyarakat tidak mengindahkan informasi dari mana pun kecuali dari instansi resmi," kata dia.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?