Bisnis Wisata Halal Makin 'Booming'

Reporter : Edy
Selasa, 10 Februari 2015 10:46
Bisnis Wisata Halal Makin 'Booming'
Tak cuma perusahaan travel muslim, kini bisnis baru ini mulai banyak mengincar pelancong-pelancong muslim.

Dream - Pelan namun pasti para pengusaha bisnis wisata halal mulai mendapat hati di kalangan pecinta travel. Biro perjalanan wisata di Arab Saudi kini bahkan beramai-ramai mempromosikan pariwisata halal dengan meluncurkan aplikasi online khusus.

Dengan aplikasi tersebut, wisatawan muslim bisa menemukan toko-toko wisata dan tempat-tempat yang menyediakan layanan halal di negara-negara yang akan dikunjungi.

Hassan Saqr, pakar pariwisata Saudi, mengatakan pasar pariwisata halal tidak terbatas pada perjalanan wisata dan biro perjalanan di Saudi atau negara-negara muslim lainnya. Kini wisata halal sudah mendapatkan tempat di perusahaan travel internasional yang menargetkan wisatawan muslim.

Pakar pariwisata Saudi lainnya Ibrahim Al-Rashed seperti dikutip Zawya, Selasa, 10 Februari 2015 memprediksi pariwisata halal akan mengalami pertumbuhan yang signifikan di Saudi dan kawasan Teluk lainnya.

Al-Rashed menunjukkan bahwa pariwisata halal mencatat pendapatan US$ 60 miliar tahun lalu di seluruh dunia pada tahun berjalan.

Dia berharap sektor wisata halal akan tumbuh 30 persen yang disumbang oleh makin banyaknya perusahaan pariwisata di Saudi dan kawasan Teluk lainnya yang beralih ke pasar internasional.

Al-Rashed menambahkan pariwisata halal sudah mulai dikenal luas oleh keluarga-keluarga Saudi.

Abdullah Al-Safi, direktur perusahaan yang menawarkan paket wisata halal, mengatakan pariwisata halal merupakan salah satu produk inovatif terbaru dari industri pariwisata. Jenis wisata tersebut kini banyak disukai oleh keluarga muslim yang taat pada aturan syariah. Mereka memesan hotel yang tidak menyediakan alkohol dan memisahkan kolam renang pria dan wanita.

Selain itu, biro perjalanan wisata halal juga harus menyediakan maskapai yang tidak menyediakan alkohol dan makanan mengandung babi selama penerbangan. Maskapai juga harus menyediakan informasi tentang jam-jam salat dan Alquran serta memisahkan antara penumpang pria dan wanita.

Al-Safi mengatakan pariwisata halal menyumbang 10 persen dari pasar pariwisata internasional dan diperkirakan akan tumbuh cepat.

Menurut sebuah laporan terbaru, industri pariwisata di Timur Tengah diprediksi akan mencapai pertumbuhan yang cepat 20 persen per tahun. Arab Saudi adalah eksportir turis terbesar dengan jumlah pengeluaran sebesar US$6,7 miliar per tahun, diikuti oleh Uni Emirat Arab dengan US$4,9 miliar.

Al-Safi menambahkan Turki, Malaysia, Dubai, Yordania, Tunisia dan beberapa negara lain sedang berjuang untuk menarik wisatawan muslim dunia sebagai reaksi langsung tumbuhnya Islamofobia di Barat.

Baca Juga: `Surga` Wisata Tujuan Pelancong Arab 8 Kota Wisata Impian Paling Mengecewakan Rahasia Terindah Saudi Terungkap 5 Destinasi Wisata Impian WNI di 2015 Bermodal Rp 3 Juta, Pemuda Sukses Bisnis Travel Religi Apa Keluhan Terbesar Pelancong Muslim RI di China?

Beri Komentar