BRI Sediakan Uang Saku Riyal untuk Jamaah Haji

Reporter : Ramdania
Jumat, 21 Agustus 2015 14:31
BRI Sediakan Uang Saku Riyal untuk Jamaah Haji
Total uang yang disediakan sebanyak SAR 232,8 juta atau senilai USD 62 juta. Uang ini tersebar di 18 embarkasi haji di Indonesia.

Dream - Untuk kedua kalinya di seluruh Embarkasi Haji Indonesia PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bekerjasama dengan Kementerian Agama RI mendistribusikan uang saku berupa banknotes atau uang kertas asing bagi jamaah haji yang akan berangkat pada tahun 1436 H/2015 M periode 21 Agustus hingga 17 September 2015.

Total banknotes yang akan didistribusikan dan diserahkan kepada 155.200 jamaah haji senilai Saudi Arabian Riyal (SAR) 232.800.000 atau setara dengan USD 62 juta. Pembagian banknotes akan didistribusikan melalui 18 embarkasi haji yang tersebar di seluruh Indonesia.

“ Melalui kerja sama dengan Kementerian Agama, BRI berkomitmen untuk memberikan kemudahan kepada jemaah haji Indonesia tahun 2015. Setiap jemaah akan mendapatkan banknotes sejumlah SAR 1.500 dengan rincian 3 lembar pecahan SAR 500 yang dimasukkan ke dalam amplop, ” ungkap Budi Satria, Corporate Secretary Bank BRI dalam keterangan pers, Jumat, 21 Agustus 2015.

Ke-18 embarkasi tersebut adalah embarkasi Aceh, Medan, Padang, Batam, Palembang, Bengkulu, Lampung, Jakarta, Bekasi, Solo, Surabaya, Banjarmasin, Palangkaraya, Balikpapan, Mataram, Makasar, Gorontalo, dan Jambi.

BRI juga membuka gerai Money Changer BRI di seluruh embarkasi sebagai layanan bagi jamaah haji untuk menukar banknotes SAR pecahan kecil yaitu pecahan 1, 5, 10. Pecahan kecil dapat digunakan untuk membeli makanan, minuman, dan kebutuhan sehari-hari.

BRI juga melayani penukaran uang dengan sistem bundling, dengan nominal Rp 500 ribu, Rp 1 juta, Rp 2 juta, Rp 5 juta dan Rp 10 juta. Jamaah haji akan mendapatkan banknotes SAR berbagai pecahan dengan kurs terbaik.

Penyerahan uang saku ke jemaah haji akan dilakukan melalui Panitia Pemeriksa dan Penerima Pekerjaan Pengadaan Banknotes Saudi Arabian Riyal (SAR) Living Cost yang telah dibentuk oleh Kementerian Agama Tingkat Provinsi setelah jemaah melakukan cek kesehatan dan menerima dokumen imigrasi. 

”Kami berharap distribusi Living Cost Haji 1436H ini dapat membantu persiapan para calon jemaah haji.” pungkas Budi. 

Beri Komentar