Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ade Londok/ Instagram
Dream - Ade Londok yang terkenal karena mempromosikan " Odading Mang Oleh" , baru saja mendapat musibah. Ia jatuh dan harus dirawat di RS Muhamddiyah. Menurut pihak keluarganya, Mang Ade mengalami penyumbatan pembuluh darah.
Hal ini tentunya mengagetkan, mengingat Mang Ade tampak selalu aktif di akun Instagramnya. Penyumbatan pembuluh darah seperti yang dialami Ade Londok memang tak boleh dianggap sepele.
Penyumbatan bisa terjadi di pembuluh darah arteri dan vena. Dikutip dari Halodoc, keduanya merupakan bagian dari sistem transportasi yang berfungsi untuk mengalirkan darah. Arteri akan membawa darah yang sarat oksigen dari jantung ke seluruh tubuh, sedangkan vena akan membawa kembali darah yang tidak banyak mengandung oksigen kembali ke jantung.
Terkadang pembuluh darah arteri atau vena bisa mengalami penyempitan atau penyumbatan, sehingga darah tidak bisa melaluinya dengan mudah. Apapun yang menghambat aliran darah pada tubuh akan mengakibatkan organ tidak mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan untuk bisa bekerja dengan optimal.
Bila darah mengalir terlalu lambat, sangat mungkin terjadi genangan dan membentuk gumpalan. Penyumbatan yang terjadi pada pembuluh darah arteri akan mengakibatkan terganggunya aliran darah bersih dari jantung yang menuju ke seluruh tubuh, terutama ke organ-organ penting. Biasanya, kondisi ini terjadi karena penumpukan lemak yang berlebihan atau dalam istilah medis disebut dengan aterosklerosis.
Jika terjadi pada jantung, masalah kesehatan ini dikenal dengan penyakit jantung koroner. Penyumbatan bisa terjadi pada pembuluh darah di otak, leher, koroner jantung, atau bagian tubuh lainnya. Meski begitu, penyumbatan paling sering terjadi pada jantung yang menyebabkan seseorang mengalami serangan jantung.

Lalu, ada pula arteri karotis yang mengalir melalui pembuluh darah di kedua sisi leher yang memasok darah ke otak, wajah, dan leher. Dilansir dari WebMD, penumpukan plak akibat arteri karotis akan menyebabkan terjadinya penyempitan, sehingga hanya sedikit darah yang masuk. Plak pun bisa pecah dan membentuk gumpalan, yang jika tersangkut di pembuluh darah ke otak dan menghalangi alirannya bisa berujung pada penyakit stroke.
Penyumbatan pada pembuluh darah bisa memicu komplikasi serius jika tidak segera dilakukan penanganan. Jadi, segera periksa ke rumah sakit apabila kamu mengalami sesak napas tiba-tiba, nyeri dada, sakit kepala, detak jantung cepat, penglihatan ganda, dan kelemahan atau mati rasa pada wajah atau bagian tubuh lainnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya