BSM Siapkan Uang Rp1 Triliun untuk Kebutuhan Lebaran

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 20 Juni 2016 13:28
BSM Siapkan Uang Rp1 Triliun untuk Kebutuhan Lebaran
Bank syariah ini menyebut kebutuhan uang tunai meningkat hingga 3 kali jelang Idul Fitri.

Dream - Bank-bank syariah pun tak ketinggalan bersiap diri menyambut Hari Raya Idul ‏Fitri. Mereka pun turut mempersiapkan kebutuhan uang tunai untuk Lebaran. Salah satunya adalah Bank Syariah Mandiri.

Dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 20 Juni 2016, Group Head Corporate Secretary BSM, Dharmawan D. Hadad, mengatakan perusahaan menyiapkan uang tunai, termasuk untuk kebutuhan ATM, hingga Rp1 triliun.

Pasokan uang yang disiapkan anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (Persero) ini mencapai 2-3 kali lipat daripada kebutuhan normal.

Tak hanya itu, mereka juga membuka loket penukaran uang pecahan kecil (UPK) di kantor cabang BSM dan di luar kantor cabang BSM melalui mobil kas keliling BSM. Layanan ini berlangsung pada Senin-Jumat pukul 09.00-14.00 selama tanggal 13-26 Juni 2016. BSM pun turut membuka loket penukaran uang di Lapangan IRTI, Monas.

" Loket penukaran uang ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan uang dalam pecahan kecil mulai dari Rp2 ribu, Rp5 ribu, dan seterusnya," kata dia di Jakarta.

Dharmawan mengatakan mereka pun membatasi jumlah uang yang ditukarkan karena kebutuhan nasabah dan masyarakat dan uang tunai sangat tinggi. Mereka memberlakukan plafon sebesar Rp3,7 juta untuk penukaran uang di mobil kas keliling uang membuka layanan penukaran uang di Lapangan IRTI, Monas.

Sementara untuk penukaran uang di sepuluh kantor cabang BSM yang telah ditentukan dibatasi plafon sebesar Rp2 juta per orang. Sepuluh kantor cabang yang telah ditunjuk untuk melayani penukaran uang adalah BSM Area Thamrin, BSM Area Pondok Kelapa, BSM Area Hasanudin, BSM Area Mayestik, BSM Area Bekasi, BSM Area Kelapa Gading, BSM Area Kebon Jeruk, BSM Area Bogor, BSM KC Depok, BSM KC Tangerang.

" Penukaran uang pecahan kecil setelah tanggal tersebut berdasarkan pada ketersediaan uang pecahan kecil di kantor cabang," kata dia.

Dharmawan mengatakan masyarakat yang hendak menukarkan uang, harus membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Satu orang nasabah hanya boleh menukarkan uang satu kali dalam sehari.

" Dalam rangka mendorong terwujudnya less cash society dan penjagaan security nasabah, kami menghimbau kepada masyarakat untuk bertransaksi menggunakan e-channel BSM (ATM, internet banking, mobile banking, e-money) sebagai alternatif," kata dia.

Beri Komentar