Panduan Cek Penerima Subsidi Gaji Rp1 Juta di Situs BPJS Ketenagakerjaan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 12 Agustus 2021 13:35
Panduan Cek Penerima Subsidi Gaji Rp1 Juta di Situs BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan kembali digandeng Kemnaker untuk program subsidi gaji Rp1 juta tahun ini. Sudah cek di ditusnya? Siapa tahu kamu salah satu penerimanya, Sahabat Dream.

Dream – BPJS Ketenagakerjaan kembali digandeng Kementerian Ketenagakerjaan untuk program Bantuan Subsidi Upah (BSU). Nantinya perusahaan yang bernapa BPJamsostek ini akan mengirimkan data peserta BPJS Ketenagakerjaan yang dianggap memenuhi kriteria untuk menerima bantuan subsidi gaji.

Kriteria penerima subsdi gaji tahun ini mengalami penyesuaikan dibandingkan tahun lalu. Program tambahan upah ini diharapkan membantu para pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.

Mengutip Instagram @Kemnaker,  subsidi gaji tahun ini diberikan kepada pekerja dengan batasan maksimal penghasilan Rp3,5juta per bulan. Untuk pekerja yang mendapatkan penghasilan lebih dari Rp3,5 juta, persyaratan gaji menyesuaikan dengan UMP atau UMK didaerahnya dengan pembuatan ke atas hingga ratus ribuan penuh.

Kriteria lainnya adalah subsidi gaji diberikan kepada pekerja/buruh yang bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan 4 kecuali Aceh. Sektor yang diutamakan untuk menerima subsidi gaji adalah pekera di sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, perdagangan dan jasa (kecuali jasa pendidikan dan kesehatan).

Nilai subsidi gaji yang akan diterima oleh penerima BSU adalah Rp500 ribu per bulan dan disalurkan sekaligus dua bulan sebesar Rp1 juta.

Penyaluran BSU disalurkan melalui 4 bank HIMBAra yakni Bank Mandiri, BRI, BTN, dan BNI serta Bank Syariah Indonesia untuk masyarakat Aceh

Jika pegawai memenuhi kriteria di atas, begini cara mengeceknya subsidi gaji dari pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan.

1 dari 5 halaman

Caranya Mengecek Status Penerima Subsidi Gaji

Sahabat Dream bisa mengakses situs BPJS Ketenagakerjaan di https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/bantuan-subsidi-upah.html. Di situs tersebut akan muncul kolom untuk mengecek status penerima subsidi.

Setelah kamu bisa mengakses situs tersebut, peserta akan diminta untuk memasukkan data-data seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, dan tanggal lahir.

Nantinya, akan ada keterangan data sedang diverifikasi sesuai kriteria penerima subsidi gaji.

Sayang ketika Dream mencoba mengaksesnya, pengelola website tersebut menginformasikan jika laman yang dituju sedang dala perbaikan karena sedang dalam pengembangan atau peningkatan kapasitas.  

      View this post on Instagram      

A post shared by BPJAMSOSTEK (@bpjs.ketenagakerjaan)

 

2 dari 5 halaman

Syarat dan Kriteria Penerima Subsidi Gaji 2021

Penerima bantuan subsidi upah ini tidak sembarangan. Ada syarat-syarat yang ditetapkan pemerintah.

Misalnya, gaji pekerja maksimal Rp3,5 juta. Pekerja tersebut bekerja di wilayah yang UMP/UMK yang nominalnya lebih besar dari Rp3,5 juta.

Syarat lainnya, pekerja bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan 4 yang telah ditetapkan oleh pemerintah, WNI, dan status BPJS Ketenagakerjaannya aktif per 30 Juni 2021.

      View this post on Instagram      

A post shared by Kementerian Ketenagakerjaan (@kemnaker)

3 dari 5 halaman

Anggaran Rp8,8 Triliun, Ini Syarat Dapatkan Subsidi Gaji Rp1 Juta

Dream – Salah satu bantuan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat saat pandemi Covid-19 adalah subsidi gaji. Nominal bantuan ini adalah Rp1 juta.

Bantuan ini akan diberikan satu kali kepada penerima yang memenuhi kriteria. Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengharapkan bantuan itu bisa meringankan beban ekonomi para pekerja/buruh dan juga perusahaan yang sedang kesulitan pada masa pandemi Covid-19.

“ Gunakanlah sebaik-baiknya dana bantuan yang telah diberikan. Patuhi protokol kesehatan dan terus optimistis kita bisa melewati masa sulit ini apabila bersama-sama,” kata Ida dikutip dari laman Kemnaker, Senin 2 Agustus 2021.

 

© Dream

 

Menurut Ida, pekerja/buruh yang akan mendapatkan bantuan harus memenuhi semua persyarata, seperti WNI dan terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan. Kepesertaan ini dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan sampai dengan Juni 2021.

Syarat berikutnya adalah gaji maksimal Rp3,5 juta dan pekerja itu bekerja di wilayah yang UMP/UMK-nya lebih besar dari Rp3,5 juta.

“ Persyaratan lainnya, yaitu pekerja yang bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 yang ditetapkan pemerintah,” kata dia.

4 dari 5 halaman

Siapa Penerimanya?

Subsidi ini menyasar pekerja yang bekerja di industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti, real estate, serta perdagangan dan jasa, kecuali pendidikan dan kesehatan. Bantuan juga diprioritaskan bagi pekerja/buruh yang belum menerima program kartu prakerja, program keluarga harapan, atau progam bantuan produktif usaha mikro.

Bantuan subsidi upah (BSU) disalurkan langsung ke rekening bank penerima bantuan. Para penerima BSU memiliki mobile banking langsung bisa mengeceknya atau cek ke ATM/kantor cabang bank penyalur.

Bank Penyalur BSU adalah Bank Milik Negara yang terhimpun dalam HIMBARA yaitu Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BTN. Khusus untuk penyaluran dana bantuan kepada pekerja/buruh penerima bantuan di Provinsi Aceh, menggunakan Bank Syariah Indonesia (BSI).

“ Bagi penerima bantuan yang belum memiliki rekening di bank tersebut, Kemnaker akan membukakan rekening secara kolektif di Bank HIMBARA dan BSI agar penyaluran dana bantuan dapat lebih mudah, efektif dan efisien,” kata dia.

5 dari 5 halaman

Anggaran Rp8 Triliunan

Ida menyebut anggaran yang disiapkan sebanyak Rp8,8 triliun. Jumlah pekerja/buruh yang diproyeksikan akan menerima BSU sebanyak 8,73 juta orang. Belum lama, Ida telah menerima data dari BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 1 juta calon penerima.

“ Nantinya data 1 juta calon penerima BSU tersebut akan dicek dan di-screening oleh Kementerian Ketenagakerjaan untuk memastikan kesesuaian format data dan menghindari duplikasi data,” kata dia.

Ida meminta kepada seluruh perusahaan yang belum menyerahkan data rekening pekerjanya agar segera menyerahkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Begitu pula para pekerja/buruh yang memenuhi syarat, tapi belum menyerahkan data nomor rekening banknya ke perusahaan agar segera menyerahkan ke

“ Dengan demikian kita semua dapat terlindungi, terutama di masa-masa sulit seperti saat ini,” kata dia.

Beri Komentar