Ini Situs Baru Buat Cek Status Penerima Subsidi Gaji 2021, Sudah Coba?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 13 Agustus 2021 17:36
Ini Situs Baru Buat Cek Status Penerima Subsidi Gaji 2021, Sudah Coba?
Selain situs baru ini, pegawai juga bisa mengecek status penerima subsidi gaji melalui WhatsApp atau situs lama yang sudah bisa kembali diakses

Dream – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) bergerak cepat merespon animo besar para pegawai yang ingin melihat status penerima bantuan subsidi gaji tahun 2021. Perusahaan yang digandeng Kementerian Ketenagakerjaan menyediakan data penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) ini menyiapkan satu portal khusus.   

Para pegawai yang merasa memenuhi kriteria penerima subsidi gaji kini bisa langsung mengecek statusnya penerima bantuan subsidi gaji melalui laman bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Seperti diketahui laman bpjsketenagakerjaan yang sebelumnya disediakan untuk mencari informasi penerima subsidi gaji tak bisa diakses. Laman situs tersebut menampilkan informasi jika website yang dituju sedang dalam pengembangan/peningkatan kapasitas. 

Deputi Direktur Humas & Antar Lembaga BP Jamsostek Irvansyah Utoh Banja, menjelaskan cara mengecek penerima subsidi gaji sama dengan yang informasi yang disampaikan di laman sebelumnya.

“ Sama persis (dengan yang sebelumnya),” kata Irvansyah ketika dihubungi Dream, Jumat 13 Agustus 2021.

Pegawai cukup memasukkan nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan tanggal lahir. Semua data tersebut harus lengkap dan sesuai dengan dokumen yang dimiliki. 

Jika seluruh data yang diinput sesuai, sistem akan memverifikasi data selanjutnya memberikan jawaban apakah kamu termasuk penerima subsidi gaji atau tidak.

1 dari 6 halaman

Cara Lain Akses Informasi Penerima Subsidi Gaji

Irvansyah melanjutkan, peserta bisa mengecek informasi seputar BSU di saluran-saluran lainnya. Misalnya, peserta bisa mengecek melalui nomor WhatsApp 081380070175 atau link ini http://wa.me/6281380070175.

“ Bisa juga melalui contact center layanan masyarakat 175,” kata dia.

Irvansyah juga mengatakan laman BPJS Ketenagakerjaan memang sempat terkendala tadi. Ada perawatan (maintenance) situs yang dilakukan.

“ Tapi, sekarang sudah normal,” kata dia.

 

 

2 dari 6 halaman

Ini Hasil Tes Situs Baru Penerima Subsidi Gaji

Dream sempat menjajal situs baru untuk mengecek status penerima subsidi gaji. Salah satu yang harus diperhatikan adalah format pengisian tanggal lahir adalah bulan, tanggal, dan tahun kelahiran atau mm/dd/yyyy. 

Setelah data diinput sesuai dengan ketentuan, situs tersebut langsung memberikan respons dengan menunjukan status penerima subsidi gaji. 

Untuk pegawai yang tidak masuk dalam kriteria yang diatur menurut Permenaker Nomor 16 Tahun 2021, akan tampil gambar seperti di bawah ini.

situs subsidi gaji di BPJS Ketenagakerjaan© BPJamsostek

Masih penasaran dengan status kamu, coba cek di situs baru yang dikelola BPJamsostek ini. 

3 dari 6 halaman

Begini Cara Cek Status Penerima Subsidi Upah Rp1 Juta dari Pemerintah

Dream – Tahun ini, pemerintah kembali menyalurkan bantuan susbidi upah (BSU) untuk meringankan pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.

Bantuan tunai ini senilai Rp500 ribu per bulan selama dua bulan. Bantuan itu akan disalurkan dalam satu tahap. Lalu, bagaimana cara mengecek status penerima BSU?

 

© Dream

 

 

Sahabat Dream bisa mengakses laman BPJS Ketenagakerjaan. Kamu bisa memasukkan NIK, nama lengkap, dan tanggal lahir. Nanti, akan ada keterangan data sedang diverifikasi sesuai kriteria penerima subsidi gaji.

Kriteria para penerima subsidi gaji ini antara lain WNI, status aktif per 30 Juni 2021, dan upah paling banyak Rp3,5 juta. Kemudian, pekerja bekerja di wilayah daerah PPKM level 3 dan 4.

4 dari 6 halaman

Anggaran Rp8,8 Triliun, Ini Syarat Dapatkan Subsidi Gaji Rp1 Juta

Dream – Salah satu bantuan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat saat pandemi Covid-19 adalah subsidi gaji. Nominal bantuan ini adalah Rp1 juta.

Bantuan ini akan diberikan satu kali kepada penerima yang memenuhi kriteria. Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengharapkan bantuan itu bisa meringankan beban ekonomi para pekerja/buruh dan juga perusahaan yang sedang kesulitan pada masa pandemi Covid-19.

“ Gunakanlah sebaik-baiknya dana bantuan yang telah diberikan. Patuhi protokol kesehatan dan terus optimistis kita bisa melewati masa sulit ini apabila bersama-sama,” kata Ida dikutip dari laman Kemnaker, Senin 2 Agustus 2021.

 

© MEN

 

Menurut Ida, pekerja/buruh yang akan mendapatkan bantuan harus memenuhi semua persyarata, seperti WNI dan terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan. Kepesertaan ini dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan sampai dengan Juni 2021.

Syarat berikutnya adalah gaji maksimal Rp3,5 juta dan pekerja itu bekerja di wilayah yang UMP/UMK-nya lebih besar dari Rp3,5 juta.

“ Persyaratan lainnya, yaitu pekerja yang bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 yang ditetapkan pemerintah,” kata dia.

5 dari 6 halaman

Siapa Penerimanya?

Subsidi ini menyasar pekerja yang bekerja di industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti, real estate, serta perdagangan dan jasa, kecuali pendidikan dan kesehatan. Bantuan juga diprioritaskan bagi pekerja/buruh yang belum menerima program kartu prakerja, program keluarga harapan, atau progam bantuan produktif usaha mikro.

Bantuan subsidi upah (BSU) disalurkan langsung ke rekening bank penerima bantuan. Para penerima BSU memiliki mobile banking langsung bisa mengeceknya atau cek ke ATM/kantor cabang bank penyalur.

Bank Penyalur BSU adalah Bank Milik Negara yang terhimpun dalam HIMBARA yaitu Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BTN. Khusus untuk penyaluran dana bantuan kepada pekerja/buruh penerima bantuan di Provinsi Aceh, menggunakan Bank Syariah Indonesia (BSI).

“ Bagi penerima bantuan yang belum memiliki rekening di bank tersebut, Kemnaker akan membukakan rekening secara kolektif di Bank HIMBARA dan BSI agar penyaluran dana bantuan dapat lebih mudah, efektif dan efisien,” kata dia.

6 dari 6 halaman

Anggaran Rp8 Triliunan

Ida menyebut anggaran yang disiapkan sebanyak Rp8,8 triliun. Jumlah pekerja/buruh yang diproyeksikan akan menerima BSU sebanyak 8,73 juta orang. Belum lama, Ida telah menerima data dari BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 1 juta calon penerima.

“ Nantinya data 1 juta calon penerima BSU tersebut akan dicek dan di-screening oleh Kementerian Ketenagakerjaan untuk memastikan kesesuaian format data dan menghindari duplikasi data,” kata dia.

Ida meminta kepada seluruh perusahaan yang belum menyerahkan data rekening pekerjanya agar segera menyerahkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Begitu pula para pekerja/buruh yang memenuhi syarat, tapi belum menyerahkan data nomor rekening banknya ke perusahaan agar segera menyerahkan ke

“ Dengan demikian kita semua dapat terlindungi, terutama di masa-masa sulit seperti saat ini,” kata dia.

Beri Komentar