Cerita Jokowi Sampai 3 Kali Katakan Gak Mau di Peresmian Pasar

Reporter : Syahid Latif
Senin, 30 Januari 2017 13:18
Cerita Jokowi Sampai 3 Kali Katakan Gak Mau di Peresmian Pasar
Kalimat itu berulang kali disampaikan presiden di hadapan pedagang pasar. Apa maksudnya?

Dream - Presiden Joko Widodo menegaskan dirinya tak rela jika keberadaan pasar rakyat kalah dengan bermunculannya pasar modern seperti mall, supermarket, dan hypermarket. Pemerintah pun membidik target pembangunan 5000 pasar rakyat dalam lima tahun kepemimpinannya.

“ Banyak sekali memang 5.000, itu banyak. Tapi itu target, kalau tidak nanti pasar rakyat akan kalah dengan pasar-pasar modern, mall, supermarket, hypermarket. Enggak mau, saya enggak mau, enggak mau,” tegas Presiden usai meresmikan Pasar Sambi di Boyolali, Jawa Tengah, mengutip laman setkab, Senin, 30 Januari 2017.

Presiden berharap pasar rakyat di Tanah Air tak boleh kalah dengan supermarket. Secara khusu, Jokowi bahkan meminta agar pasar rakyat tak kalah dengan mall.

Diakuinya, sampai saat ini masih banyak pasar tradisional yang memang belum dimoderinasi bahkan terlihat kumuh. Temuan itu terlihat di sejumlah pasar mulai dari Sabang sampai Merauke.

" Biasanya kumuh, reget, becek, ngga ada tempat parkir. Beda dengan sekarang, ada tempat parkir, sehingga yang belanja pakai mobil bisa parkir, yang belanja pakai sepeda motor bisa parkir. Itu memberikan kenyamanan,” ujarnya.

Tak hanya kebersihan pasar, Jokowi juga berpesan agar para penjual turut menjaga penampilan saat menjajakan dagangannya. Penampilan ini dikomentari presiden setelah melihat para penjual yang terlihat rapi saat peresmian pasar tersebut.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga menitipkan pesan agar (penjual di pasar trasional) yang rapi bajunya, seperti saat ia datang meresmikan pasar tersebut. “ Sekarang saya lihat rapi-rapi semua, cantik-cantik semua, karena pas saya mau datang. Saya titip itu saja, dirawat, dijaga, yang bersih,” tutur Presiden.

“ Sekarang saya lihat rapi-rapi semua, cantik-cantik semua, karena pas saya mau datang. Saya titip itu saja, dirawat, dijaga, yang bersih,” tutur Presiden. (Sah)

Beri Komentar