Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo Saat Mengunjungi Pasar Sambi Di Boyolali, Jateng (Setkab)
Dream - Presiden Joko Widodo menegaskan dirinya tak rela jika keberadaan pasar rakyat kalah dengan bermunculannya pasar modern seperti mall, supermarket, dan hypermarket. Pemerintah pun membidik target pembangunan 5000 pasar rakyat dalam lima tahun kepemimpinannya.
“ Banyak sekali memang 5.000, itu banyak. Tapi itu target, kalau tidak nanti pasar rakyat akan kalah dengan pasar-pasar modern, mall, supermarket, hypermarket. Enggak mau, saya enggak mau, enggak mau,” tegas Presiden usai meresmikan Pasar Sambi di Boyolali, Jawa Tengah, mengutip laman setkab, Senin, 30 Januari 2017.
Presiden berharap pasar rakyat di Tanah Air tak boleh kalah dengan supermarket. Secara khusu, Jokowi bahkan meminta agar pasar rakyat tak kalah dengan mall.
Diakuinya, sampai saat ini masih banyak pasar tradisional yang memang belum dimoderinasi bahkan terlihat kumuh. Temuan itu terlihat di sejumlah pasar mulai dari Sabang sampai Merauke.
" Biasanya kumuh, reget, becek, ngga ada tempat parkir. Beda dengan sekarang, ada tempat parkir, sehingga yang belanja pakai mobil bisa parkir, yang belanja pakai sepeda motor bisa parkir. Itu memberikan kenyamanan,” ujarnya.
Tak hanya kebersihan pasar, Jokowi juga berpesan agar para penjual turut menjaga penampilan saat menjajakan dagangannya. Penampilan ini dikomentari presiden setelah melihat para penjual yang terlihat rapi saat peresmian pasar tersebut.
Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga menitipkan pesan agar (penjual di pasar trasional) yang rapi bajunya, seperti saat ia datang meresmikan pasar tersebut. “ Sekarang saya lihat rapi-rapi semua, cantik-cantik semua, karena pas saya mau datang. Saya titip itu saja, dirawat, dijaga, yang bersih,” tutur Presiden.
“ Sekarang saya lihat rapi-rapi semua, cantik-cantik semua, karena pas saya mau datang. Saya titip itu saja, dirawat, dijaga, yang bersih,” tutur Presiden. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya