CIMB Niaga Bidik Tahun Ini Kredit Tumbuh 8 Persen

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 19 Oktober 2021 18:12
CIMB Niaga Bidik Tahun Ini Kredit Tumbuh 8 Persen
Ini yang membuat CIMB Niaga optimistis.

Dream – PT Bank CIMB Niaga Tbk optimistis penyaluran kredit bisa tumbuh baik. Bank ini memprediksikan kredit bisa tumbuh 7-8 persen secara year-on-year pada tahun ini.

“ Kami mencanangkan akhir tahun ini pertumbuhan kredit cukup baik,” kata Head of Emerging Business Banking CIMB Niaga, Tony Tardjo, dalam konferensi pers virtual, Selasa 19 Oktober 2021.

Hal ini berdasarkan kepada portofolio pembiayaan CIMB Niaga yang tumbuh 2 persen secara yoy, dari Rp2,01 triliun pada Juni 2020 menjadi Rp2,05 triliun pada Juni 2021. Kemudian, jumlah debitur pembiayaan yang naik 4 persen dari 6.180 debitur pada Juni 2020 menjadi 6.439 debitur pada Juni 2021.

Bank ini juga membukukan DPK yang naik 21 persen dari Rp20,1 triliun menjadi Rp24,3 triliun. “ Strategi dana murah ini bisa (membuat kami) menyalurkan kredit SME (small and medium enterprise) dengan bunga yang kompetitif,” kata dia.

1 dari 8 halaman

Restrukturisasi Kredit

Tony juga membahas restrukturisasi kredit yang dilakukan selama pandemi Covid-19. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta bank membantu pelaku UMKM yang mengalami kesulitan pembayaran dengan restrukturisasi kredit.

Pada Desember 2020, ada kredit senilai Rp20 triliun dari 6.180 debitur. Lalu, CIMB Niaga merestrukturisasi kredit senilai Rp4 triliun dari 818 customer pada bulan itu juga.

“ Ada 20 persen dari total kredit yang dibantu dengan restrukturisasi agar pembayaran bunga dan pokok bisa dipermudah,” kata dia.

Selanjutnya, pada Juni 2021, tercatat ada kredit senilai Rp2,2 triliun dari 430 debitur yang telah direstrukturisasi. Tony melihat penurunan angka restrukturisasi ini menandakan perekonomian yang menggeliat.

“ Pelaku bisnis bisa menghasilkan omzet yang lebih baik dan aktivitasnya normal sehingga bisa memberikan kewajiban ke bank. Insya Allah ke depan bisa lebih baik,” kata dia.

© Dream
2 dari 8 halaman

Gandeng Fintek

CIMB Niaga juga menggandeng fintek peer to peer lending (P2P) untuk meningkatkan penyaluran kredit, termasuk untuk UMKM. Bank tersebut melirik PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu) untuk mendukung bisnis UMKM.

Tony melihat ada peluang kerja sama dengan fintek untuk meningkatkan efisiensi dan menjangkau nasabah-nasabah baru yang belum tersentuh perbankan melalui platform digital. Kerja sama ini juga bisa meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

“ Kami optimistis perekonomian kita ke depan akan semakin membaik,” kata dia.

Sekadar informasi, kerja sama ini dilakukan melalui skema channeling untuk memberikan akses finansial yang lebih luas bagi UMKM. Para pelaku usaha di segmen tersebut bisa mengajukan pinjaman untuk tagihan dagang (invoice financing) kepada CIMB Niaga melalui platform milik Batumbu, sehingga dapat terus mengembangkan bisnisnya

Sementara itu, CEO Batumbu, Jenny Wiriyanto, mengatakan para pelaku UMKM yang ingin mengajukan pinjaman dapat memanfaatkan platform Batumbu secara mudah, aman, sehat, dan cepat, sehingga arus kas dapat terjaga dan bisnis terus berkembang secara berkelanjutan. Kerja sama ini juga bisa meningkatkan potensi WIRA UMKM untuk membantun aliansi kemitraan strategis.

“ Dengan demikian, kami dapat menghasilkan solusi keuangan kreatif dengan pendekatan melalui rantai pasok hulu ke hilir secara holistik untuk pemberdayaan ekosistem yang berkelanjutan. Hal ini diyakini akan dapat mempercepat kebangkitan dan pergerakan roda perekonomian UMKM Indonesia menuju Indonesia Bangkit,” kata Jenny.

3 dari 8 halaman

Cara CIMB Niaga Gali Potensi Produk Lokal

Dream – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia. Salah satunya dengan membangun optimisme para pelaku usaha dan masyarakat melalui rangkaian Forum Indonesia Bangkit.

“ Diharapkan jadi pencerahan untuk bangkit, tangguh, dan berdaya,” kata Presiden Direktur CIMB Niaga, Tigor M. Siahaan, dalam webinar “ Forum Indonesia Bangkit Vol. 3”, Rabu 29 September 2021.

 

© Dream

 

Tigor mengapresiasi langkah pemerintah yang tidak pernah surut dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional dengan melibatkan semua elemen bangsa, termasuk dunia usaha dan perbankan. Meskipun pandemi Covid-19 masih terjadi, dia optimistis masih ada harapan untuk bangkit.

“ Sejarah membuktikan, Indonesia selalu mampu keluar dari tekanan krisis, tumbuh, dan bangkit lebih kuat lagi,” kata dia.

© Dream
4 dari 8 halaman

Pandemi Paksa Perbankan Makin Melek Digital

Sekadar informasi, forum ini mengusung tema “ Optimisme Pemulihan Ekonomi 2022”. Forum itu mengulas strategi pertumbuhan ekonomi dan bisnis, membangkitkan optimisme, dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Selain itu, lanjut Tigor, pandemi Covid-19 juga memaksa dunia perbankan untuk melek tenologi. Pandemi ini membuat institusi keuangan meningkatkan inovasinya di bidang digital.

“ Pandemi juga membuka pemahaman atas digitalisasi dan aktivitas di berbagai sektor industri, meningkatkan kapabilitas di sektor perbankan, dan memudahkan nasabah dalam inovasi digital,” kata dia.

5 dari 8 halaman

Dukung Perekonomian Pulih, CIMB Niaga Kembali Gelar Forum Indonesia Bangkit

Hingga saat ini, pemulihan dampak pandemi masih terus diupayakan oleh berbagai pihak. Selain sektor kesehatan yang sudah pasti terkena dampaknya, pandemi juga ikut menghantam sektor ekonomi. Pembatasan kegiatan masyarakat membuat sebagian aktivitas ekonomi juga ikut berhenti yang tentu saja mempengaruhi roda perekonomian.

© Dream

Dalam rangka terus mendukung pemulihan ekonomi di tanah air, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menunjukkan peran aktifnya dalam menggaungkan semangat pemulihan ekonomi nasional. Salah satunya lewat dukungan terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia hingga menyelenggarakan Forum Indonesia Bangkit Vol. 2 yang fokus pada tema Bangga Buatan Indonesia: Bangkitkan Ekonomi Nasional melalui Industri Kreatif Lokal yang berlangsung pada 15 Juli 2021.

© Dream
6 dari 8 halaman

Apresiasi Tinggi Terhadap Tim Gernas BBI

CIMB Niaga menyambut positif terbentuknya Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Tim Gernas BBI) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan. Tim ini dibentuk dalam rangka mendorong penguatan pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya lewat sektor UKM.

Menurut Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan, Gernas BBI adalah terobosan pemerintah yang perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sejatinya, Indonesia memiliki banyak potensi serta talenta terbaik yang menghasilkan berbagai produk dan karya berkualitas dengan daya saing yang tinggi. Dukungan terhadap pengusaha UKM perlu diberikan oleh berbagai pihak, termasuk perbankan agar bisa menembus pasar internasional.

“ CIMB Niaga berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, komunitas, maupun swasta dalam memperkuat gerakan bangga menggunakan produk lokal buatan anak bangsa. Sesuai dengan keahlian utama kami dalam bidang perbankan UKM, kami juga siap menjadi mitra bagi pebisnis UKM dan pelaku industri kreatif lokal dalam mengembangkan usahanya,” kata Tigor di Jakarta, Selasa 28 September 2021.

7 dari 8 halaman

Fasilitas Digital yang Lengkap untuk Dukung Gernas BBI

Gernas BBI merupakan gerakan yang bertujuan untuk mendorong national branding produk unggulan. Jadi, bisa menciptakan industri baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Nggak hanya itu saja, gerakan ini juga mengajak para pelaku UKM beralih ke ekosistem digital agar dapat meningkatkan transaksi pembelian produk lokal.

Demi memberikan dukungan yang maksimal, CIMB Niaga telah menyiapkan pemanfaatan fasilitas perbankan digital yang lengkap. Mulai dari penggunaan transaksi Scan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari Super App OCTO Mobile. Sementara itu, pemanfaatan QRIS di berbagai merchant UKM terus ditingkatkan, sehingga memberikan kemudahan dalam bertransaksi produk lokal secara non tunai dan tanpa kontak fisik. Jadi, transaksi yang dilakukan lebh sehat dan aman.

© Dream
8 dari 8 halaman

Forum Indonesia Bangkit Vol. 3 Kembali Hadir

Dengan terus menyimpan semangat pemulihan ekonomi dan bertepatan dengan Bulan Ulang Tahun ke-66 CIMB Niaga, Forum Indonesia Bangkit akan kembali diselenggarakan pada Rabu, 29 September 2021. Dalam event kali ini, tema yang diusung adalah Optimisme Pemuilihan Ekonomi 2022 yang memiliki makna mendalam. CIMB Niaga terus meyakini bahwa selalu ada harapan untuk bangkit meskipun di tengah kondisi pandemi. CIMB Niaga pun mengapresiasi langkah pemerintah yang nggak pernah surut dalam membangun optimisme dan mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Sebagai informasi tambahan, Forum Indonesia Bangkit Vol. 3 akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

Selain itu, para pelaku usaha juga akan menjadi nara sumber seperti Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dan Presiden Direktur PT. Indika Energy Tbk Arsjad Rasjid, Chairman Garudafood & DAW Group Sudhamek AWS, dan CEO GoTo Andre Soelistyo. Acara ini dapat diikuti secara free oleh masyarakat melalui saluran YouTube CIMB Niaga.

Lewat Forum Indonesia Bangkit, CIMB Niaga membantu nasabah dan masyarakat untuk saling berdiskusi serta memperoleh informasi terbaru, perkembangan terkini, dan insight yang relevan dengan sektor usaha masing-masing. Jadi, rangkaian acara ini diharapkan bisa menjadi pedoman, inspirasi, dan meningkatkan optimisme untuk menentukan arah bisnis ke depan menuju ekonomi Indonesia bangkit.

Beri Komentar