Dahan Iskan Merasa Gagal Saat Jadi Menteri BUMN

Reporter : Eko Huda S
Senin, 18 Mei 2020 17:35
Dahan Iskan Merasa Gagal Saat Jadi Menteri BUMN
"Misalnya waktu itu saya prihatin bahwa BUMN di bidang pangan kalah dengan bakso blok S. Saking kecilnya dan saking jeleknya," tutur Dahlan Iskan.

Dream - Dahlan Iskan mengaku gagal saat menjabat sebagai Menteri Badan Urusan Milik Negara (BUMN). Dia merasa kinerja BUMN Pangan kurang berkontribusi bagi negara. Menurut dia, negara sebesar Indonesia justru kuat di bidang pertahanan, namun kalah dalam pangan.

" Sebetulnya, saya merasa gagal ketika menjadi menteri adalah ketika mendorong agar BUMN mempunyai perusahaan di bidang pangan yang seraksasa-raksasanya. Karena BUMN milik negara, sedangkan pangan adalah ketahanan negara," ujar Dahlan, dikutip dari Merdeka.com, Senin 18 Mei 2020.

Seharusnya, kata dia, BUMN Pangan memperkuat posisi untuk berkontribusi menjamin kesejahteraan masyarakat. BUMN Pangan tidak boleh lebih kecil jika dibandingkan dengan BUMN di sektor yang berbeda.

" Seharusnya jangan sampai BUMN di bidang pangan lebih kecil dibanding BUMN yang di bidang bisnis pada umumnya yang semua orang sudah bisa melakukan. Ini betul-betul terbalik. Tetapi saya merasa gagal di sini bahkan saya hampir saja menjadi korban di situ," paparnya.

1 dari 1 halaman

Dahlan mengatakan, BUMN Pangan harus tetap melayani rakyat sebagai suatu badan usaha pertahanan negara. Dia berseloroh bahwa BUMN Pangan tidak boleh kalah dengan Bakso Blok S karena kecil dan jelek.

" Tetapi saya kira ini ide harus tetap hidup bahwa, agak memalukan menurut pendapat saya, kalau BUMN kuat di bidang yang tidak terlalu terkait di bidang ketahanan negara, tetapi sangat lemah dalam bidang yang justru secara langsung terkait dengan kepentingan publik," kata dia.

" Misalnya waktu itu saya prihatin bahwa BUMN di bidang pangan kalah dengan bakso blok S. Saking kecilnya dan saking jeleknya," tutur Dahlan Iskan.

Beri Komentar