Wajib Pajak Umumkan Harta Rp9,27 Triliun, Jokowi: Biasa Saja

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 9 Agustus 2016 14:41
Wajib Pajak Umumkan Harta Rp9,27 Triliun, Jokowi: Biasa Saja
Dana ini diperoleh dari program pengampunan pajak.

Dream – Deklarasi harta masyarakat yang memanfaatkan program pengampunan pajak atau tax amnesty baru tercapai Rp9,27 triliun. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai angka ini biasa saja.

“ Kalau saya, angka Rp9 T buat saya biasa saja,” kata Jokowi di Jakarta dikutip dari setkab.go.id, Selasa 9 Agustus 2016.

Menurut Jokowi, capaian tersebut baru tahap pemanasan. Sekaligus menjadi bukti jika program pengampunan pajak sudah dimanfaatkan masyarakat Indonsia. " Bahwa aliran dana ini sudah masuk, iya, bagus,” kata dia.

Jokowi menjelaskan dana Rp 9 triliun itu baru berasal wajib pajak kecil. Sementara wajib pajak yang memiliki dana besar kemungkinan masih penunggu payung hukum baru yang akan diterbitkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“ Kami memang sudah mengeluarkan PMK (Peraturan Menteri Keuangan), tapi PMK belum mengakomodasi wajib pajak yang ingin merepatriasi dananya. Kalau mereka tidak didengar, bisa hilang sehingga dengan cepat Bu Menteri Keuangan langsung mengeluarkan dua lagi PMK. Nah, nanti kami lihat,” kata dia.

Presiden juga mengakui dana pengembalian pajak tak serta-merta datang begitu saja. Wajib pajak harus terlebih dahulu menghitung keuangan mereka dan menyiapkan kalkulasinya. Setelah itu, baru mereka datang ke kantor pajak.

Sekadar informasi, Sri Mulyani mengatakan bahwa harta yang dideklarasikan masyarakat baru sebesar Rp9,27 triliun dengan dana tebusan Rp193 miliar. Dia mengharapkan program amnesti pajak bisa menbawa pulang dana sebesar Rp5 triliun.

Beri Komentar