Dream - Bursa syariah masih mengalami tekanan di awal sesi pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 13 November 2015. Namun perlahan-lahan aksi beli mengangkat indeks syariah masuk zona hijau.
Kondisi Wall Street yang tertekan sentimen The Fed kembali menekan laju bursa saham regional.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) membuka sesi perdagangan dengan melemah 0,707 poin ke level 139,859. Jakarta Islamic Index (JII) juga terkoreksi 3,959 poin ke level 578,522.
Meski dibuka melemah, kedua indeks acuan saham syariah ini mulai bergerak menguat. Hingga perdagangan pukul 9.35 WIB, ISSI sudah naik 0,306 poin (0,22%) 140,865.
Sementara indeks JII menguat 3,673 poin (0,63%) ke level 586,154.
Aksi beli investor baru bisa mengangkay 42 emiten syariah ke zona hijau. Sebaliknya, 86 emiten lainnya mulai tertekan aksi jual.
Transaksi perdagangan saham syariah kali ini mencapai Rp 447,08 miliar dengan 5,7 miliar saham berpindahtangan.
Investor tampaknya memburu saham-saam di sektor industri dasar dan barang konsumsi. Kedua ineks ini memimpin penguatan indeks sektoral.