Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kantor Pusat OJK
Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhirnya berhasil menggandeng pemerintah untuk menyamakan langkah, dalam mengembangkan sistem keuangan syariah di Indonesia.
OJK bahkan siap meluncurkan Road Map Keuangan Syariah seiring dengan Master Plan Arsitektur Keuangan Syariah, yang telah dikeluarkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
" Dalam RPJMN 2015-2019 dan Peraturan Presiden No.2 tahun 2015 sudah diatur pengembangan keuangan syariah. Roadmap Keuangan Syariah OJK akan launching secepatnya menunggu waktu yang pas," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad dalam Forum Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah 2015 di Universitas Indonesia, Depok.
Menurut Muliaman, selama ini keuangan syariah belum bisa mempercepat pertumbuhannya karena kurangnya dukungan dari pemerintah. Hal ini berbeda dengan Malaysia yang pengembangannya dipegang langsung pemerintah.
" Persoalan di Indonesia beda dengan Malaysia. Malaysia langsung dari negara, atas ke bawah, kalau di Indonesia kebanyakan bottom up. Nah, kita ingin dari top down, biar bisa lebih cepat, kita ingin langsung dari Presiden sehingga bisa lebih nendang," tegas Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah itu.
Dengan dukungan pemerintah tersebut, lanjut Muliaman, diharapkan pertumbuhan aset lembaga keuangan syariah.
Berdasarkan data OJK per Maret 2015, aset perbankan syariah sebesar Rp 264,81 triliun, asuransi syariah Rp 23,8 triliun, pembiayaan syariah sebesar Rp 19,6 triliun, saham syariah Rp 3.037 triliun, sukuk korporasi sebesar Rp 7,08 triliun, Reksadana syariah sebesar Rp 11,65 triliun, dan sukuk pemerintah sebesar Rp 243,4 triliun. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya