Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Bursa saham Indonesia masih belum keluar dari tekanan jual. Indeks acuan saham syariah yang kemarin ditutup menguat juga kembali ke zona merah.
Melemahnya indeks saham Asia serta nett sell asing membuat bursa saham Indonesia tak bisa berkutik.
Pada prapembukaan perdagangan BEI, Jakarta, Selasa, 29 Maret 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,486 poin (0,29%) ke level 167,365.
Laju lemah ISSI di sesi pemanasan ini dipicu turunnya harga saham dari 12 emiten syariah. Namun ISSI masih sanggup membawa 10 emiten lainnya ke zona hijau.
Pelaku pasar mengawali perdagangan dengan menggelar transaksi senilai Rp 16,77 miliar dari 50,54 juta saham yang berpindahtangan.
Di sesi pembukaan, ISSI masih belum bisa berbuat banyak. ISSI kembali dibuka melemah 0,341 poin (0,20%) ke level 167,510
Nasib yang sama dialami indeks saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) dibuka melemah 2,973 poin (0,42%) ke level 698.109.
JII memulai perdagangan dengan 11 emiten yang bergerak melemah dan 8 lainnya berhasil bertahan di zona hijau.
Pelaku pasar aktif mentransaksikan 40,09 juta saham bluechips syariah bernilai Rp 16,27 miliar.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah 12,597 poin (0,24%) ke level 5.229,560 di sesi prapembukaan. IHSG kembali terkoreksi 9,083 poin (0,17%) ke level 5.233,074 di sesi pembukaan.
Lantai bursa pagi ini memulai transaksi perdagangan dengan dana Rp 36,18 miliar dari 71,07 juta saham yang beralihtangan. Pemodal asing belum mengakhiri aksi jualnya dengan mencetak nett sell Rp 13,76 miliar.
Indeks saham regional pagi ini juga diwarnai pelemahan. Indeks Hang Seng dan Strait Times tercatat melemah 0,43 persen dan 0,30 persen
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya