Doa Mudah Menerima Saat Mengalami Kenyataan Pahit

Reporter : Ahmad Baiquni
Sabtu, 6 November 2021 18:00
Doa Mudah Menerima Saat Mengalami Kenyataan Pahit
Menghadapi kenyataan yang pahit memang menyakitkan.

Dream - Kondisi buruk dan menyedihkan bisa kita alami kapan saja. Kita tidak akan bisa selamanya mendapatkan situasi yang nyaman.

Bahkan tanpa kita duga, kenyataan pahit datang secara tiba-tiba. Kita seperti tidak siap menerima.

BACA JUGA: Kumpulan Kata Doa Islami untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

Akibatnya, muncul penolakan yang berujung pada emosi. Mencoba mencari sumber masalah untuk dijadikan pelampiasan.

Seorang muslim tidak patut memiliki sikap demikian. Karena emosi hanya membuat hati tertutup.

Ketika menghadapi kenyataan pahit, sabar adalah jalan terbaik. Lalu, merutinkan membaca doa ini agar mudah menerima kenyataan.

 

1 dari 5 halaman

Doa Mudah Menerima Kenyataan

حَسْبِىَ اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Hasbiyallahu wa ni'mal wakil.

Artinya,

" Cukuplah Allah bagiku dan ia sebaik-baik wakil."

Sumber: NU Online

2 dari 5 halaman

Doa Mengalami Musibah Agar Segera Diganti

Dream - Mengalami musibah tentu membuat kita bersedih dan menanggung kedukaan mendalam. Apalagi jika kita sampai kehilangan orang terdekat atau harta benda. Semua yang kita sukai dan sayangi hilang begitu saja.

Ketika kita menghadapi ujian kehilangan, membaca kalimat istiraj yaitu Innalillaahi Wainna Ilaihi Roojiun adalah salah satu yang dianjurkan. Tak lupa kita juga membaca doa setelah mengucapkan kalimat itu.  

Seorang muslim memang sudah sepatutnya menyadari jika semua hal yang dimiliki pada dasarnya hanya titipan. Harta benda, anak, istri, atau suami adalah amanah yang sewaktu-waktu bisa ditarik Sang Kuasa.

Memohon doa agar diberikan ketabahan menjalani ujian kehilangan adalah ikhtiar yang bisa dilakukan. Diharapkan pengharapan yang kita ungkapkan bisa mengobati rasa sedih dan menyadari semua hal pada dasarnya adalah titipan. 

Merasa sedih kehilangan orang yang disayangi adalah hal yang wajar. Namun jangan sampai kita melatukan diri dalam kesedihan. Segera bangkit dan menjalani hidup seperti biasa adalah hal yang bisa dilakukan.

Ketika sudah memiliki ketegaran menghadapi ujian atau musibah, seorang muslim bisa menengadahkan tangan mengucapkan doa meminta ganti yang lebih baik kepada Allah setelah diterpa musibah. Doa tersebut seperti bisa dilihat di bawah ini.

 

3 dari 5 halaman

Doa Dapat Ganti Lebih Baik

اﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻗَﻨِّﻌْﻨِﻲ ﺑِﻤَﺎ ﺭَﺯَﻗْﺘﻨِﻲ، ﻭَاﺧْﻠُﻒْ ﻟِﻲ ﻓِﻴﻪِ، ﻭَاﺧْﻠُﻒْ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﻏﺎﺋﺒﺔ ﻟِﻲ ﺑِﺨَﻴْﺮٍ

Allahumma qonni'ni bima razaqtani wakhluf li fihi wakhluf 'ala kulli ghaibati li bi khoir.

Artinya,

" Ya Allah, berilah kecukupan kepadaku dengan rezeki pemberian-Mu, berilah ganti untukku dalam rezeki itu, dan berilah ganti kepadaku atas setiap (nikmat) yang hilang dariku dengan ganti yang lebih baik."

Sumber: Bincang Syariah

4 dari 5 halaman

Doa Terhindar dari Musibah di Perjalanan

Dream - Ketika bepergian usahakan untuk selalu memanjatkan doa. Hal lain yang harus kita utamakan adalah kehati-hatian dan senantiasa fokus ketika dalam perjalanan.

Kita juga sering mendapatkan saran dari keluarga untuk hati-hati di jalan. Saran ini ternyata sangat penting dan berguna.

Sebab ketika dalam perjalanan, kita akan berhadapan pada banyak situasi yang terprediksi. Tidak jarang, orang mengalami musibah ketika di perjalanan baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Dengan memanjatkan doa selamat di perjalanan, kita memohon agar kasus kecelakaan bisa dihindari dengan kuasa-Nya. Doa adalah bagian ikhtiar sebagai muslim meski kita menyadari tak ada yang tahu apa yang akan terjadi di depan.

Agar terhindar dari segala musibah dianjurkan mengamalkan doa diberi keselamatan dalam perjalanan sebelum berangkat.

 

5 dari 5 halaman

Doa Selamat dari Musibah di Perjalanan

اَللَّهُمَّ اَسْعِدْنِيْ فِيْ هَذِهِ اْلحَرَكَةِ وَاَمِدَّنِيْ بِاْليُمْنِ وَاْلبَرَكَةِ وَقِنِيْ سُوْءَ القَدَرِ وَوَعْثَاءَ السَّفَرِ وَاَنْزِلْنِيْ خَيْرَ اْلمَنَازِلِ وَاجْعَلْ سَفَرِيْ اِلَى خَيْرٍ سَعِيْدٍ وَصُنْعٍ حَمِيْدٍ وَاحْفَظْ مُخَلَّفِيْ وَاجْمَعْ بَيْنِيْ وَبَيْنَهُمْ عَلَى اَسَرِّ حَالٍ وَاَنْعَمِ بَالٍ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ علَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَاْلحَمْدُ للهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ

Allahumma as'idni fi hadzihil harakati wa amiddani bilyumi wal barakati wa qini sual qodari wa wa'tsais safari wa anzilni khoiral manazili waj'al safari ila khoirin sa'idin wa shun'in hamidin wahfazh mukholafi wajma' baini wa bainahum 'ala asarri halin wa an'ami balin birahmatika ya arkhamar rahimin.

Artinya,

" Ya Allah, selamatkanlah aku dalam gerakan, dan anugerahilah aku dengan keburuntungan dan keberkahan, lindungilah aku dari buruknya takdir dan kelelahan perjalanan, tempatkanlah aku di tempat yang paling baik, jadikanlah perjalananku kebaikan yang menguntungkan dan perbuatan yang terpuji, lindungilah orang-orang yang aku tinggalkan, kumpulkan aku dengan mereka dengan keadaan yang paling menyenangkan dan paling membahagiakan, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Paling Pengasih di antara para pengasih."

Sumber: Bincang Syariah

Beri Komentar