Dream - Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Tantowi Yahya menegaskan, persoalan di bidang ekonomi dan politik merupakan salah satu hal mendesak yang mesti diselesaikan pemerintah.
Untuk sementara, Presiden Joko Widodo dianggap telah menyelesaikan pekerjaan pertama dengan melakukan reshuffle kabinet khususnya di jajaran perekonomian.
Sebagaimana diketahui, hingga akhir semester I 2015, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 4,67 persen. Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat pun melemah dalam beberapa hari terakhir, hingga di atas Rp 13.500.
" Kalau persoalan ekonomi itu kan sudah dijawab dengan melakukan reshuffle, yang sebagian besar dilakukan kepada menteri di lingkungan ekonomi," kata Tantowi di Gedung DPR/MPR RI, Jumat, 14 Agustus 2015.
Politisi partai Golkar itu melanjutkan, dengan kebijakan reshuffle, laju ekonomi Indonesia seharsusnya bisa berjalan lebih baik. " Segala permasalahan yang dikeluhkan oleh masyarakat bisa ditambal dan diselesaikan," imbuhnya.
Namun, diakui Tantowi, persoalan ekonomi sebetulnya merupakan dampak dari kondisi politik yang tak stabil. " Tidak mungkin ekonomi kita bisa baik kalau politiknya tidak stabil," ujarnya.
Ia menjelaskan situasi politik yang tak stabil itu terjadi karena masih adanya konflik antarlembaga dan masalah partai yang belum beres. " Serta urusan Menpora dengan masyarakat olahraga, itu adalah hal yang memberikan kontribusi," tegasnya.
" Dua hal itu yang harus diselesaikan. Dengan begitu, saya yakin kita bisa mengejar ketinggalan kita selama ini," tutupnya.
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu

Pengeluaran Rp1,65 Juta, BPS Bongkar Uang WNI Menguap Kemana Saja

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru