Dua Indeks Syariah BEI Kompak Melemah

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 27 Maret 2015 09:26
Dua Indeks Syariah BEI Kompak Melemah
IHSG juga bernasib sama. Dibuka melemah, IHSG sudah kembali ke zona hijau.

Dream - Bursa saham syariah Indonesia belum bisa keluar dari tekanan. Meski perlahan-lahan mulai kembali menguat, sejumlah indeks saham acuan kembali memulai sesi perdagangan dari zona merah.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 27 Maret 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka melemah 0,256 (0,15%) ke level 168,612.

Pelemahan ISSI terseret turunnya harga saham dar 12 emiten syariah. Beruntung masih ada 11 emiten syariah yang bergerak menguat sekaligus mencegah koreksi lebih dalam.

Pelaku pasar memulai transaksi perdagangan dengan menggelontorkan dana hingga Rp 18,15 miliar dari aksi jual beli 61,32 juta saham.

Di sesi pembukaan, ISSI juga belum bisa bicara banyak. ISSI kembali dibuka melemah 0,129 poin (0,08%) ke level 168,739. Namun tak berapa lama, ISSI akhirnya kembali ke zona hijau setelah muncul aksi beli pelaku pasar.

Koreksi tajam melanda saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) dibuka di zona merah dengan melemah 1,756 poin (0,25%) ke level 701,724.

JII kembali mengalami pelemahan di sesi pembukaan namun dengan koreksi yang mulai berkurang. Kali ini, JII melemah 1,128 poin (0,16%) ke lecel 702,352.

Naikanya harga saham dari 9 emiten bluechips syariah berhasil memperbaiki posisi JII. Meski JII harus terseret pelemahan harga saham dari 12 emiten syariah.

Beriringan dengan ISSI, JII juga perlahan-lahan mulai menapak teritori positif. Bahkan hingga 18 menit waktu perdagangan, JII sudah terangkat 2,215 poin (0,31%) ke level 705,695.

Lantai bursa saham Indonesia memang masih dilanda kekhawatiran pelaku pasar. Terbukti dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi 16,056 poin (0,30%) ke level 5.352,744 di sesi pra pembukaan.

Investor pasar efek nasional mengawali sesi pemanasan dengan transaksi 75,95 juta saham bernilai Rp 31,02 miliar. Namun, asing pagi ini sudah menggelar aksi jual signifikan hingga Rp 13,59 miliar.

Dari kawasan Asia Tenggara, indeks saham utama bergerak variatif. Hang Seng dan Shanghai Composite dibuka menguat namun Nikkei justru tergerak melemah.

Beri Komentar