Dulu Diremehkan karena Sepi Pembeli, Kini Gerobak Telur Gulung Yusuf Hasilkan Rp200 Juta Tiap Bulan

Reporter : Okti Nur Alifia
Senin, 28 Februari 2022 15:00
Dulu Diremehkan karena Sepi Pembeli, Kini Gerobak Telur Gulung Yusuf Hasilkan Rp200 Juta Tiap Bulan
"Pernah sehari itu cuma dapat Rp2 ribu pernah juga saya omzet satu cabangnya itu cuma Rp5 ribu padahal harus bayar gaji karyawan pada saat itu," kata Yusuf.

Dream - Kemajuan teknologi benar-benar telah membantu banyak orang untuk berkembang. YouTube misalnya, telah menjadi sumber pengetahuan bagi banyak orang.

Yusuf Abdullrahman salah satu pengguna YouTube yang mendapat manfaat. Pemilik usaha Telur Gulung Raos itu belajar merintis bisnis telur gulung dari tayangan YouTube. Kini usahanya telah ebrjalan tiga tahun.

" Awal mula saya merintis usaha ini bisa dibilang otodidak ya, modal nekat modal dari YouTube tapi ya kita kembangkan lagi," kata Yusuf, dikutip dari merdeka.com.

1 dari 3 halaman

Modal Yusuf pun tak besar. Dia hanya berbekal Rp500 ribu untuk memulai usaha dengan gerobak dorong tersebut. " Saya jalankan dengan modal seadanya," kata dia.

Usahan yang dijalankan Yusuf terus berkembang. " Namun itu juga tidak langsung berhasil perlu waktu saya dulu satu tahun setengah," tambah Yusuf.

Perjalanan Yusuf juga tak mudah. Tujuh bulan pertama dia mengalami masa sulit. Dagangan Yusuf bahkan pernah sepi pembeli.

" Pernah sehari itu cuma dapat Rp2 ribu pernah juga saya omzet satu cabangnya itu cuma Rp5 ribu dengan kondisi saya harus bayar gaji karyawan pada saat itu. Bisa dibilang dulu itu orang-orang menyepelekan saya lah karena itu," ungkap Yusuf.

2 dari 3 halaman

Meski demikian, Yusuf tak menyerah. Dia terus berpikir agar untuk membuat telus gulungnya diminati pembeli. Akhirnya dia membuat telus gulung dengan beragam varian.

Inovasi itu rupanya sukses menggugah selera pelanggan. Kini, setiap harinya Yusuf bisa menghabiskan sekitar 15 kilogram telur tiap cabangnya. Yusuf saat ini sudah punya 17 cabang di tiga kota besar, Sukabumi, Cianjur, dan Cirebon.

" Untuk omzet alhamdulillah bulan ini kita tembus di angkat Rp200 juta lebih alhamdulillah," kata Yusuf.

Dia ingin terus mengembangkan bisnis itu dan membuka cabang di lebih banyak kota di Indonesia. Selain mencari keuntungan, ia juga ingin membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi orang lain.

3 dari 3 halaman

Beri Komentar