Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
E-commerce Barang Branded, Ziptango, Mengembangkan Sayap Ke Indonesia. (Foto: Dream.co.id/Gladys Velonia)
Dream – Ruang E-commerce di Indonesia semakin ramai. Setelah raksasa-raksasa yang sudah ada, berikut perusahaan rintisan lainnya, kini muncul e-commerce baru.
Marketplace yang menawarkan barang-barang branded, Ziptango. Motivasi Ziptango karena kebiasaan masyarakat Indonesia yang gemar berbelanja online.
“Segmentasi kami tersendiri karena barang yang kami jual adalah barang branded dari seluruh dunia,” kata pemilik Ziptango.com, Rusian Tejing Kemang, Jakarta.
Rusian mengklaim barang-barang bermerek yang dijual di e-commerce ini memiliki kualitas dan keaslian yang terjamin.
Uniknya, kata Rusian, Ziptango juga menjual barang bermerek seken. Plus, ada fitur untuk tukar tambah.
“Sejauh ini, kan, hanya di Facebook. Kini, kami memberi wadahnya untuk bisa menukar tambah barang fashion branded,” kata dia.
Rusian mengatakan pengiriman Ziptango tergolong cepat. Proses pengirimannya hanya sehari dari penjual ke pembeli.
Ongkos biaya kirimnya gratis ke seluruh Jakarta. Lalu, ada sistem pembayaran kredit. Dengan ini, Rusian optimistis e-commerce-nya mampu menyedot banyak pelanggan. (ism)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari

Jika KDM Tidak Nyapres Siapa Untung: Prabowo, Gibran, atau AHY?