Maskapai Penerbangan Negara Teluk Panen Untung

Reporter : Wens
Jumat, 9 Mei 2014 13:56
Maskapai Penerbangan Negara Teluk Panen Untung
IATA melaporkan total pendapatan penumpang per kilometer naik 3,1% hingga akhir Maret 2014. Industri penerbangan selama ini menciptakan kegiatan ekonomi bernilai US$ 2,4 miliar.

Dream -  Membaiknya ekonomi global membawa kabar gembira bagi pelaku industri penerbangan di dunia. Dari berbagai kawasan tersibuk dunia, International Air Transport Association (IATA) melaporkan lalu lintas udara di negara muslim, khususnya kawasan Timur Tengah mencatat pertumbuhan tertinggi. 
 
" Negara-negara Teluk mendapatkan manfaat dari akselerasi di sektor seperti ekonomi, perdagangan, transportasi, dan pariwisata," ujar IATA dalam laporannya.
 
Kapasitas penumpang hingga akhir Maret 2014 tercatat naik 10,7 persen dibandingkan periode yang sama sebelumnya. Meski naik, load factor justru merosot 0,5 persen menjadi 79,5 persen.
 
Secara global, IATA mengatakan total Revenue Passenger Kilometres (RPK) per Maret 2014 meningkat 3,1% dibandingkan Maret 2013. Meskipun sempat melambat dibandingkan Februari, lalu lintas udara meningkat 5,6% hingga akhir kuartal I-2014. Realisasi ini mengalami perbaikan dibanding pencapaian tahun 2013 yang sebesar 5,2%.
 
" Meningkatnya permintaan perjalanan udara meruncing pada bulan Maret karena besarnya peningkatan permintaan. Penerbangan sangat penting untuk ekspansi ekonomi dan pembangunan," ujar CEO IATA Tony Tyler di arabianbusiness seperti dikutip Dream, Jumat 9 Mei 2014.
 
Pekan lalu, The Air Transport Action Group (ATAG) merilis hasil penelitian mengenai peran penerbangan terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian yang dilakukan Oxford Economics menyatakan penerbangan global mendukung lebih dari 58 juta pekerjaan dan kegiatan ekonomi sebesar US$ 2,4 triliun.
 
" Setiap hari hampir 100 ribu penerbangan yang membawa 8,6 juta penumpang dan barang senilai US$ 17,5 miliar. Kegiatan ini tidak hanya membantu untuk mendorong ekonomi ke depan, memperkaya dunia dengan membawa masyarakat masuk dalam komunitas global," tegasnya.

Beri Komentar