Gerai Baso A Fung Di Bandara Ngurah Rai Terancam Ditutup, Buntut Influencer Makan Bakso Dicampur Kerupuk Babi (Foto: Instagram)
Dream - Outlet Baso A Fung di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terancam ditutup buntut video viral dari influencer Jovi Adhiguna yang memakan bakso halal dicampur kerupuk babi.
Baso A Fung langsung menghancurkan seluruh mangkuk yang berada di gerai bandara tersebut. Namun keputusan penghancuran mangkuk tersebut juga menimbulkan aduan.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi Bali, Arya Wedakarna, mengatakan bahwa ada aduan dari umat Hindu di Bali yang merasa tersinggung atas pemecahan mangkuk yang dilakukan Baso A Fung tersebut.
Setelah dilaksanakan pertemuan, terdapat rekomendasi dan temuan. Pertama, manajemen Baso A Fung telah meminta maaf atas video pemecahan mangkuk tersebut.
Ke dua, Arya menemukan adanya masalah perizinan. Atas temuan ini, Arya berencana mengirimkan surat kepada Dinas Perizinan Badung agar ada teguran baik kepada pihak Baso A Fung maupun Bandara Ngurah Rai yang dinilai lalai.
" Bakso Afung di Ngurah Rai, tepatnya di lokasi saya ini ternyata menurut informasi Pemkab Badung belum memenuhi atau belum melampirkan salah satu komponen izin yang harus kikkyaitu NIB. Terakhir di-update pada 2021," ungkapnya, dikutip dari akun Instagram @aryawedakarna, Selasa 1 Agustus 2023.

Arya juga meminta pihak bandara memperkat aturan terhadap penumpang yang membuat konten-konten liar. Dia merekomendasikan semua gerai tidak diperkenankan membuat konten dan menyebarkan konten tanpa izin manajemen bandara.
Pria yang kerap disapa Ajik ini juga mempertimbangkan rekomendasi agar kontrak gerai Baso A Fung di Bandara Ngurah Rai tidak perpanjang, sesuai permintaan umat Hindu yang merasa tersinggung. Menurutnya, masih banyak tenant yang dapat menggantikan posisi Baso A Fung di bandara Ngurah Rai Bali.
Sebelumnya, melalui akun Instagram, Baso A Fung menjelaskan alasan perusakan mangkuk lantaran demi menjaga sertifikasi halal yang telah dimiliki Baso A Fung.
" Sebagai bentuk komitmen kami menjaga sertifikasi halal yang telah dimiliki oleh Baso A Fung, kami mengambil langkah yang terbaik, yaitu dengan menghancurkan seluruh peralatan makan yang ada di Baso A Fung Bandara Domestik Keberangkatan Ngurah Rai Bali. Bukti penghancuran tersebut kami tampilkan di slide berikutnya," kata mereka.
Atas kehebohan ini, Jovi Adhiguna juga sudah meminta maaf melalui unggahan media sosial. Dia mengakui apa yang diperbuat dan mengaku jika hal tersebut seperti aksi yang sangat bodoh baginya.
" Guys, aku mau cerita dan minta maaf juga. I'm done something super stupid (Saya melakukan sesuai yang sangat bodoh) kemarin dan bener-bener enggak kepikiran sampe ada yang bikin konten dan tag aku pagi di di TikTok."
Ia menyambung, " So, I would like to apologize from the bottom of my heart (Jadi, saya ingin meminta maaf dari lubuk hati terdalam saya) sama pihak yang merasa dirugikan atau terganggung. Purely salah aku, aku enggak pikir panjang, kurang thouthful."
Permintaan maaf Jovi pun disambut baik sebagian warganet. Salah satunya bahkan mencoba menjelaskan konsep halal.
" Sebenarnya bukan karena enggak boleh mencampur (makanan halal dan non-halal), tapi alat makan itu jadi kena najis menurut Islam. Dibersihinnya beda dari biasanya," tuturnya.
Sumber: Liputan6.com