Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gubernur Bank Indonesia, Agus D. W. Martowardojo. (Foto: Bi.go.id)
Dream – Gubernur Bank Indonesia, Agus D. W. Martowardojo, mendapat penghargaan sebagai 'Governor of The Year' se-Asia Pasifik Timur dari harian Global Market. Agus dinilai mampu membuat transformasi melalui kebijakannya selama memimpin bank sentral Indonesia itu.
Dikutip dari laman bi.go.id, Senin 16 Oktober 2017, salah satu transformasi yang menjadi sorotan harian tersebut adalah komunikasi kebijakan yang telah dijalankan BI. Media ini menyatakan Agus sebagai sosok yang mengusung transparansi untuk menjaring ekspektasi publik. Penyusunan pesan dilakukan dengan sangat serius untuk memberi sinyal yang tepat.
Global Market juga menilai perubahan suku bunga dari BI rate menjadi BI 7-day repo rate sebagai langkah yang positif. Dengan kebijakan itu, suku bunga yang dihasilkan lebih relevan dan bisa ditransaksikan.
Perubahan kebijakan Giro Wajib Minimum (GWM) dari harian menjadi GWM rata-rata juga diakui sebagai salah satu transformasi yang dilakukan BI. Di samping itu, langkah-langkah Agus dalam usaha pendalaman pasar keuangan pun diangkat sebagai salah satu pencapaian.
Seremonial penyerahan penghargaan dilaksanakan di Washington DC, Amerika Serikat, pada 14 Oktober 2017, pukul 18.00 waktu setempat. Agus menerima penghargaan tersebut bersama beberapa tokoh dari sejumlah area lain seperti Ilan Goldfajn dari Brazil (kategori Amerika Latin) dan Tarek Amer dari Mesir (kategori Timur Tengah dan Afrika Utara). (eko)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya