Hampir Melemah, Indeks Syariah Ditutup Menguat Tipis

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 28 Agustus 2015 16:28
Hampir Melemah, Indeks Syariah Ditutup Menguat Tipis
Kurs rupiah akhirnya bisa keluar dari level 14.000/US$

Dream - Aksi beli investor jelang penutupan berhasil menyelematkan bursa syariah dari pelemahan. Melesat di sesi pembukaan, bursa syariah menutup perdagangan jelang libur akhir pekan dengan menguat tipis.

Bursa saham Indonesia sedikit tertekan dengan kembali munculnya aksi jual asing. Nett sell asing tercatat Rp 139 miliar.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2015, Indek Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik tipis 0,485 poin (0,35%) ke level 139,801.

Posisi penutupan ini lebih rendah dari sesi pembukaan yang melesat 1,11 persen. ISSI bahkan sempat melesat ke level 141,787.

Laju ISSI sempat terpeleset jelang sesi penutupan. Aksi ambil untung sedikit pelaku pasar menyeret ISSI ke level terendahnya di 139,241. Beruntung, investor lokal kembali berburu saham jelang sesi penutupan.

Sebanyak 112 emiten syariah menyambut libur akhir pekan di zona positif. Sebaliknya, 76 emiten ISSI tertekan aksi jual dan 43 lainnya bertahan stagnan.

Transaksi perdagangan saham syariah mencapai Rp 3,91 triliun dengan 56,36 miliar saham yang berpindahtangan.

Naik turunnya laju indeks saham juga sempat dialami indeks bluechips syariah. Menguat 0,911 poin (0,16%), Jakarta Islamic Index (JII) ditutup di level 586,086.

Indeks JII yang sempat mengosongkan zona merah, akhirnya terpaksa dihuni oleh 10 emiten. Beruntung, masih ada 19 emiten unggulan syariah yang ditutup menguat dan 1 lainnya bertahan stagnan.

Level tertinggi JII kali ini dicetak di posisi 597,378 dan terendah di zona merah 583,227.

Dua anak usaha Astra menghuni daftar top gainer JII yaitu AALI yang naik Rp 1.475 dan UNTR Rp 450 per saham. Top gainer lainnya dihuni SILO yang menguat Rp 575, SMGR Rp 400, dan INTP Rp 300 per saham.

Sebaliknya, UNVR yang melonjak sejak dua hari terakhir memimpin daftar top losser dengan melemah Rp 750. Disusul ICBP yang turun Rp 375.

Saham bluechips syariah pelat merah juga menghuni daftar top losser seperti JSMR yang turun Rp 300, PGAS Rp 145, PTPP Rp 95 per saham, WSKT Rp 55, dan WIKA Rp 40 per saham.

Di kala bursa syariah melemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru berhasil mempertahankan laju positifnya hingga sesi penutupan. IHSG menguat 15,569 poin (0,35%) ke level 4,446,201.

Lantai bursa jelang libur akhir pekan ini dikucuri dana Rp 6,5 triliun dan 81,44 miliar saham berpindahtangan.

Dari pasar keuangan, kurs rupiah akhirnya bisa turun dari level 14.000. Terapresiasi 9 poin (0,06%), kurs rupiah terhadap dollar sore ini bertahan di level 13.981 per dollar AS.

Beri Komentar