Harga Hewan Kurban di Negara Kaya Ini Sama dengan di Indonesia

Reporter : Ramdania
Selasa, 23 September 2014 10:00
Harga Hewan Kurban di Negara Kaya Ini Sama dengan di Indonesia
Tidak seperti properti dan kebutuhan hidup lainnya yang harganya jauh jika dibandingkan dengan harga di Indonesia, harga hewan kurban di negara kaya seperti Dubai tidak jauh berbeda dengan Indonesia.

Dream - Harga hewan kurban di negara Dubai tahun ini diperkirakan akan mengalami penurunan sekitar 10-15% dibandingkan harga tahun lalu, yaitu berada di kisaran Dh 500-Dh 1.000 atau sekitar Rp 1,6-3,3 juta untuk kambing.

" Saat ini, harga antara Dh 500-1.000, tergantung apa yang Anda cari. Ada yang termurah yaitu kambing Somalia kecil yang beratnya 10-15 kg hingga yang termahal kambing dari India dengan berat 40 kg," ujar salah seorang pedagang asal Pakistan yang dikutip dari Gulf News, Selasa, 23 September 2014.

Di Indonesia, harga kambing kurban pun dipatok pada kisaran yang sama, yaitu Rp 1,6-3 juta. Untuk kambing dengan berat 15-18 kg harganya Rp 1,6-1,8 juta, kambing dengan berat 25-30 kg, harganya Rp 2-2,5 juta, sementara untuk kambing dengan berat 30-35 kg harganya Rp 2,5-3 juta. Sedangkan, untuk kambing dengan berat 35 kg ke atas harganya lebih dari Rp 3 juta.

Direktur Departemen Perlindungan Konsumen Hashim Al Nuaimi mengklaim harga hewan kurban tahun ini tidak akan jauh berbeda dengan harga tahun lalu. Hal ini disebabkan jumlah pasokan hewan kurban yang cukup.

" Kami tidak tahu apa yang akan terjadi pada hari menjelang Idul Adha karena ini semua tentang kekuatan pasar, hukum permintaan dan penawaran," jelasnya.

Namun, Al Nuami menegaskan timnya akan melakukan pemeriksaan harga di pasar. " Seharusnya tidak ada masalah karena pasokan baik," jelasnya.

Dia menambahkan ada sekitar 20 ribu hewan kurban yang tersedia di Dubai dengan perkiraan adanya tambahan dari impor. Sementara di kawasan sekitar Uni Emirat Arab terdapat sekurangnya 250 ribu hewan kurban hingga akhir September ini.

" Jika pasokan sama maka diperkirakan harganya tidak akan jauh berbeda. Kami akan bekerja sama dengan pemasok guna menjaga harga," ujarnya.

Sejak tahun 2012, Al Nuaimi mengatakan jika diketahui ada pedagang yang menaikkan harga melebihi harga pasar menjelang Idul Adha maka akan dikenakan sanksi berat.

Beri Komentar