Mantan Kepala Divisi Kendaraan Swakemudi, Chris Urmson. (Foto: CNN Money)
Dream – Masih ingat dengan Chris Urmson, seorang pemimpin teknologi untuk proyek kendaraan swakemudi? Ya, dia telah meninggalkan Google usai bekerja selama tujuh tahun di sana.
Lalu, ke mana dia setelah resign dari Google?
Dilansir dari CNN Money, Sabtu 28 Januari 2017, Urmson rupanya diam-diam bergabung dengan mantan direktur Tesla Autopilot, Sterling Anderson, untuk membuat sebuah perusahaan startup yang bernama Auorora Innovation. Justru kolaborasi ini mengundang keributan.
Kerja sama Anderson-Urmson ini membuat pihak Tesla berang. Di pengadilan pemerintah California, Amerika Serikat, Tesla menggugat Urmson. Dikatakan bahwa dia telah mencuri data ratusan gigabyte milik Tesla untuk kepentingan Aurora. Disebutkan pula bahwa pasangan tersebut berkolaborasi dengan laptop yang dimiliki oleh Tesla.
Lalu, apa kata Aurora? Perusahaan ini mengatakan gugatan Tesla ini merupakan ketakutan mereka dan persaingan tidak sehat. Perbuatan seperti itu adalah perbuatan berbahaya dan justru yang akan menghancurkan reputasi Aurora sebagai startup kendaraan swakemudi.
“ Aurora berharap bisa menyanggah tuduhan ini dan membangun sebuah bisnis yang sukses untuk kendaraan swakemudi,” kata perusahaan.
Lalu, bagaimana dengan perusahaan startup kendaraan swakemudi Google, Waymo? Mereka akan melihat terlebih dahulu apakah mereka akan turut menggugat Urmson atau tidak.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah