Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Proyek Roket Ke Bulan Membuat Google Tekor.
Dream – Salah satu raksasa teknologi, Google, masih berjuang mengembalikan semua biaya proyek roketnya. Sebab, Alphabet —induk Google— kehilangan hampir US$1,1 miliar atau sekitar Rp14,71 triliun, dari proyek yang dirilis oleh divisi “taruhan” ini pada kuartal IV tahun 2016.
Pengalaman pahit itu membuat total kerugian yang dibuat oleh divisi ini sebesar US$3,6 miliar atau sekitar Rp48,1 triliun sepanjang 2016.
Dilansir dari CNN Money, Jumat 27 Januari 2017, divisi tersebut juga melakukan proyek uji coba seperti riset sains untuk kehidupan, mobil swakemudi, dan akses internet supercepat.
Semenjak direstrukturisasi sebagai Alphabet, perusahaan didorong supaya lebih disiplin dalam keuangan dan akuntabilitasnya dari risiko permodalan.
Alphabet memang membidik sebuah proyek untuk memberikan akses internet untuk area pedesaan dengan drone bertenaga surya. Karena ada proyek ini, mereka pun menghentikan proyek Google Fiber yang mahal serta memaksa Nest utuk menekan biaya produksi dan membayar sendiri biaya-biaya lainnya, seperti aspek legal.
Pada saat yang sama, perusahaan pindah ke proyek roket. Pada Desember 2016, mereka memisahkan proyek mobil swakemudi ke dalam perusahaan terpisah bernama Waymo dan mulai bekerja sama dengan produsen mobil lainnya.
“Kami terus mengalibrasi besar dan laju investasi,” kata CFO Alphabet, Ruth Porat.
Meskipun merugi untuk proyek roket ke bulan, Alphabet berhasil meningkatkan pendapatan dari divisi ini secara substansial. Divisi percobaan ini membukukan penjualan sebesar US$808 juta (Rp10,79 triliun). Penjualan ini naik 82 persen datri tahun 2015. Porat mengatakan pertumbuhan penjualan ini berasal dari Nest, Fiber, dan divisi sains.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari