DPP FPI Yang Berubah Menjadi Fitsa Hats Pusat Di Google Maps. (Foto: Google Maps)
Dream – Ada keanehan yang terjadi di Google Maps. Ketika mencari alamat “ DPP Front Pembela Islam (DPP FPI)”, di fasilitas Google Maps, netizen justru menemukan nama “ Fitsa Hats Pusat”--awalnya " Mabes Fitsa Hats" .
Meskipun nama pencarian berubah, alamat rumah dan alamat situs DPP FPI tidak berubah. Dalam pencarian tersebut, alamat DPP FPI tetap berada di Jalan Petamburan III No.17 RT 2/RW 3, Petamburan, Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Alamat situsnya pun tetap fpi.or.id.
Melihat adanya kesalahan tersebut, Google Indonesia langsung angkat bicara. Perwakilan dari Google Indonesia mengakui sekaligus meminta maaf dengan munculnya kesalahan tersebut.
“ Ada kesalahan nama tempat yang muncul di Google Maps yang tidak seharusnya terjadi, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” kata perwakilan Google dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, ditulis Rabu 11 Januari 2017.
Google mengatakan data-data yang berada di Google Maps ini berasal dari berbagai sumber. Data basemap seperti nama tempat dan nama jalan ini merupakan kontribusi dari pihak ketiga, sumber data publik, dan kontribusi pengguna. Raksasa teknologi ini pun berusaha untuk memberikan data yang komprehensif dan terbarukan (up to date). Meskipun demikian, mereka sadar ada yang ketidaktepatan data soal pencarian “ DPP FPI” di Google Maps hari ini.
“ Namun, kami menyadari adanya inakurasi dari sumber-sumber ini,” kata mereka.
Google pun berjanji akan segera memperbaiki kesalahan ini. “ Kami memperbarui data ini secara regular, namun waktu yang dibutuhkan bervariasi,” kata mereka.
Selain itu, Google pun mendorong pengguna untuk melaporkan ketidaktepatan pencarian, jika ditemukan, kepada mereka dengan alat send feedback. Tool ini hanya tersedia jika Google Maps diakses dengan desktop. Alat ini berada di pojok kiri bawah Google Maps.
“ Kemudian, klik ‘report a data problem’,” kata mereka.
(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global