HSBC Permudah Generasi Kekinian Kuliah di Luar Negeri

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 19 September 2019 06:24
HSBC Permudah Generasi Kekinian Kuliah di Luar Negeri
Bank ini meluncurkan kartu khusus mahasiswa Indonesia yang sekolah di luar negeri.

Dream Pendidikan tinggi anak muda saat ini tak hanya bisa diperoleh di universitas lokal. Dengan akses informasi yang lebih mudah, setiap orang yang memiliki keinginan besar kuliah di luar negeri bisa mewujudkan impiannya. 

Menurut Commercial Service Amerika Serikat, diperkirakan lebih dari 69 ribu mahasiswa Indonesia bersekolah di luar negeri pada 2018/2019.

Laporan HSBC Group menyebutkan banyak faktor yang mendorong anak muda saat ini memilih kuliah di universitas di luar negeri.

Berdasarkan riset, kualitas pengajaran merupakan salah satu faktor yang mendorong mereka ingin kuliah di luar negeri. Selain itu, ada juga faktor peluang kerja, biaya kuliah, rekomendasi, lokasi, dan jejaring di luar negeri.

Melihat fenomena generasi muda yang semakin banyak mengenyam pendidikan luar negeri, HSBC menyedikan program yang memudahkan nasabahnya melayani kebutuhan uang untuk buah hatinya yang sedang kuliah di luar negeri.

“ HSBC Next Gen diperuntukan untuk yang berusia 18-25 tahun dan ingin menempuh kuliah di luar negeri,” kata Head of Marketing Retail Banking and Wealth Management HSBC Indonesia, Fransisca Kallista Arnan, di Jakarta, Rabu 18 September 2019.

1 dari 5 halaman

Untuk Mahasiswa yang Kuliah di Luar Negeri

Head of Customer Value Management HSBC Indonesia, Dewi Teguh, anak dari nasabah yang menjadi pemegang HSBC Premier akan diperlakuan seperti layaknya nasabah premier. Mereka juga bisa mengakses kartu ke Bank HSBC yang tersebar di lebih dari 30 negara di seluruh dunia.

“ Selama papa mamanya pemegang HSBC Premier, anak akan diperlakukan sebagai nasabah premier juga dan memiliki akses ke bank HSBC di 30+ lebih negara di seluruh dunia,” kata dia.

Dewi menjelaskan bahwa HSBC Premier adalah satu kartu yang bisa melakukan global transfer dan memiliki benefit program me-to-me.

Me-to-me program merupakan fasilitas premier, bagi nasabah yang anaknya kuliah di luar negeri dan pemegang kartu HSBC. Dengan program ini, transfer uang yang dikirimkan bisa langsung ditarik di negara tempat anaknya kuliah. Program ini bekerja 24/7, tanpa fee charge.

Selain program tersebut, apabila kartu hilang, si anak tinggal melapor ke kantor bank HSBC terdekat dan akan mendapatkan hingga US$10 ribu setiap 2 hari.

“ HSBC menjadi satu-satunya bank di seluruh dunia yang melayani transaksi 12 mata uang,” kata dia.

(Sah,Laporan: Razdkanya Ramadhanty)

2 dari 5 halaman

Cara HSBC Manjakan Penikmat Kopi

Dream – Industri kopi dalam negeri berkembang pesat seiring dengan antusias penikmat kopi di Tanah Air. Kedai-kedai kopi pun menjamur seiring dengan gaya hidup masyarakat.

Peluang ini ditangkap oleh PT Bank HSBC Indonesia. Perusahaan menawarkan diskon bagi penikmat kopi yang membeli kopi dengan kartu kredit.

Senior Vice President, Retail Banking, and Wealth Management HSBC Indonesia, Dewi Teguh, mengatakan penikmati kopi bisa menghabiskan waktu minimal 2 jam di kedai kopi. Kopi yang dipesan pun bisa lebih dari satu. Program ini berlaku bagi nasabah yang membeli kopi di Tanamera Coffee.

“ Makanya kita adakan diskon 50 persen untuk setiap pembelian kedua di Tanamera Coffee," jelas Dewi di Jakarta, Senin 3 Oktober 2017.

Dia mengatakan program diskon ini dirilis bersamaan dengan Hari Kopi Nasional pada 1 Oktober 2017 dan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2017. Program yang bernama Coffee Month ini diberikan bagi para pengguna kartu kredit HSBC.

3 dari 5 halaman

Peluang Bisnis Kopi

Corporate Communication and Social Responsibility Tanameera Coffee, Anindita Sekar Jati, mengatakan kedai kopi ini fokus menyajikan kopi Tanah Air yang memiliki cita rasa tinggi.

“ Dari anak SMP sampai orang pensiun selalu ngopi buat brain storming sampai ngerjain PR di sini. Jadi ngopi itu bukan sekadar ngopi, tapi juga jadi lifestyle,” kata Anin.

Sementara itu, Chef Rinrin Marinka, juga melihat peluang bisnis kopi. Chef yang kini bersiap beralih ke dunia barista ini melihat industri kopi di Indonesia yang pesat.

" Di Jakarta dan Bali yang kulihat itu maju pesat banget ya. Dulu paling cuma ada Kopitiam. Karena di Indonesia kan budayanya minum kopi dan teh ya, jadi sekarang bertambah pesat jenis-jenis kopi yang bisa dinikmati," kata Rinrin.(Sah)

[crosslink_1]

4 dari 5 halaman

Dilarang Bantu Gaza, Muslim Inggris Ancam Boikot HSBC

Dream - Puluhan pengunjuk rasa berkumpul di luar sebuah masjid di London untuk memprotes keputusan bank terbesar Eropa, HSBC. Mereka menuding bank tersebut menutup rekening organisasi utama Islam di seluruh Inggris tanpa alasan yang jelas.

" Masjid Finsbury Park adalah masjid dengan komunitas yang sangat baik," ujar anggota parlemen Jeremy Corbyn, yang ikut berdemonstrasi kepada The Evening Standard seperti dikutip Dream dari laman Onislam.net, Selasa, 19 Agustus 2014.

" Ini sangat merusak reputasi masjid dan keputusan yang sangat tidak bijaksana dan picik yang dilakukan oleh bank," teriak Corbyn dalam aksinya.

Masjid Finsbury Park adalah salah satu dari beberapa organisasi Muslim yang menerima surat pemberitahuan penutupan rekening dari bank HSBC. Mereka mengatakan rekening akan ditutup dalam waktu dua bulan ke depan.

Dalam suratnya ke pengelola masjid, pihak bank mengatakan, pihaknya telah mempertimbangkan berbagai faktor mulai dari sifat kegiatan pelanggan, yurisdiksi di mana pelanggan beroperasi dan sifat dari produk dan jasa yang dimanfaatkan pelanggan.

Namun aksi penutupan rekening ini telah memancing kemarahan kelompok-kelompok yang mengaku tak mendapat penjelasan detil alasan penutupan sepihak rekening tabungannya. Langkah HSBC ini dituding telah diskriminatif.

5 dari 5 halaman

Tak Melakukan Penyelidikan

Sementara itu, The Charities Commission yang mengurus amal di Inggris tidak melakukan penyelidikan terhadap salah satu organisasi yang terlibat.

Corbyn memastikan dia telah meminta komisi kesetaraan untuk menyelidiki kebijakan HSBC sehubungan dengan komunitas Muslim.

Sementara wali masjid Khalid Oumar mengaku tengah mencari penasihat hukum. " Kami telah membuat langkah besar selama 10 tahun terakhir dalam hal kohesi sosial," kata Oumar.

Seiring dengan protes yang mengemuka, muslim Inggris didesak oleh Ummah Welfare Trust untuk menulis keberatan ke bank dan mempertimbangkan boikot. " Jika HSBC tetap menghukum badan amal yang bekerja untuk Gaza, maka kami meminta Anda membuat keputusan moral dan etika dengan mengalihkan bisnis Anda ke bank lain," kata Ummah Welfare Trust.

The Cordoba Foundation yang merupakan lembaga think-tank independen yang mempromosikan dialog antarbudaya dan kebersamaan positif di antara peradaban juga mengalami hal yang sama. Pendiri sekaligus kepala eksekutif Anas Altikriti mengatakan organisasi dan anggota keluarganya juga dikirimi pemberitahuan tentang penutupan rekening bank mereka di HSBC.

Altikriti adalah aktivis pro-Palestina terkemuka dan telah dituduh sebagai anggota Ikhwanul Muslimin. Namun dia menyangkal semua tuduhan itu.

Seorang juru bicara HSBC mengatakan kepada The Evening Standard, " HSBC memiliki aturan dan kebijakan yang komprehensif untuk tidak memastikan ras atau agama sebagai faktor dalam keputusan yang kita buat."

Beri Komentar
Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri