Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pembukaan Konferensi Keuangan Syariah Internasional (Dream.co.id/Arie Dwi Budiawati)
Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan industri keuangan syariah harus mempersiapkan diri di 'new normal era'. Mereka juga harus memiliki strategi untuk menghadapi era penuh tantangan ini.
"Dalam 'new normal era' di saat melambat dan konsumen mengurangi konsumsinya, industri keuangan syariah harus menyiapkan diri untuk beradaptasi secara tepat dan terus berkembang dengan baik," kata Wakil Ketua OJK, Rahmat Waluyanto, dalam acara 'Konferensi Keuangan Syariah Internasional: Revitalizing Islamic Finance in The New Normal Era' di Jakarta, Kamis, 29 September 2016.
Rahmat mengingatkan perekonomian global saat ini tengah dalam kondisi menurun. Tetapi, hal ini tidak berarti menyurutkan semangan untuk mengembangkan keuangan syariah.
Justru, lanjutnya, momentum ini menjadi saat penting dalam upaya memperluas keuangan syariah dan diversifikasi produk serta jasa lembaga keuangan syariah.
"Potensinya masih besar," kata dia.
Rahmat tak lupa menekankan kolaborasi industri untuk mengembangkan keuangan syariah sangat diperlukan. Dengan kolaborasi serta berbagi pengetahuan dan pengalaman, jaringan keuangan syariah diyakini akan semakin luas.
Sementara Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK, Sarjito, menambahkan strategi pengembangan seharusnya sudah dimiliki pelaku industri keuangan syariah. Dengan strategi yang tepat diharapkan bisa memitigasi risiko dan tantangan industri.
"Strategi ini juga diharapkan membantu pemenuhan kebutuhan keuangan syariah dalam mendorong ekspansi, pertumbuhan, dan pengembangan keuangan syariah pada new normal era," kata Sarjito.
Sekadar informasi, acara yang dihelat OJK ini dihadiri oleh 400 peserta dari berbagai negara, seperti Malaysia, Pakistan, Kazakhstan, Arab Saudi, dan Inggris. Acara ini bertujuan untuk memetakan strategi pengembangan keuangan syariah.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari