INFOGRAFIS: 5 Bandara yang Sediakan Tes COVID-19 Sebelum Naik Pesawat

Reporter : Dwi Ratih
Selasa, 22 Desember 2020 10:34
INFOGRAFIS: 5 Bandara yang Sediakan Tes COVID-19 Sebelum Naik Pesawat
Soal harga, jangan khawatir.

Dream - Belajar dari pengalaman masa liburan Oktober 2020 lalu, pemerintah semakin memperketat mobilisasi masyarakat saat libur akhir tahun mendatang. Salah satunya adalah mewajibkan masyarakat menunjukan hasil test swab antigen sebelum menggunakan pesawat terbang atau kereta api.

Guna memudahkan masyarakat, Angkasa Pura II menyediakan layanan rapid test di sejumlah Bandara. Mereka tak perlu repot lagi untuk menjalani tes jauh-jauh hari. Sahabat Dream cukup melakukannya sebelum terbang.

Soal biaya, banyak yang mengira tarif tes COVID-19 membengkak ketika di bandara. Namun ternyata tidak.

Lima bandara yang menyediakan layanan rapid test mematok tarif sesuai kantong. Bahkan ada yang menurunkan tarif untuk penerbangan akhir tahun.

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Dwi Ratih

Demi kenyamanan dan keamanan sesama, pastikan Sahabat Dream melakukan tes COVID-19 yang dianjurkan pemerintah sebelum berangkat ke luar kota menggunakan pesawat terbang, ya.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

1 dari 5 halaman

Sejumlah Stasiun Kereta Sediakan Rapid Test Antigen, Ini Tarifnya

Dream – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyediakan layanan rapid test antigen di stasiun. Harganya Rp105 ribu.

“ Layanan ini tersedia melalui sinergi BUMN dengan Rajawali Nusantara Indonesia Grup,” kata EVP Corporate Secretary KAI, Dadan Rudiansyah, dalam keterangan tertulisnya, Senin 21 Desember 2020.

Pada tahap awal, layanan ini tersedia di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Kiaracondong, Cirebon Prujakan, Tegal, Semarang Tawang, Yogyakarta, Surabaya Gubeng, dan Surabaya Pasar Turi.

Dadan meminta penumpang KAJJ menyiapkan waktu yang cukup untuk melakukan tes tersebut. Hal ini disebabkan oleh proses layanan rapid test antigen yang memakan waktu lebih lama daripada rapid test antibody.

Masyakarat yang ingin menggunakan layanan Rapid Test Antigen di Stasiun, diimbau untuk melakukannya H-1 perjalanan untuk menghindari keterlambatan jika dilakukan di hari keberangkatan.

“ Penyediaan layanan ini merupakan komitmen KAI untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat pada moda transportasi kereta api,” kata dia.

Dadan menambahkan, layanan ini merupakan alternatif yang KAI hadirkan untuk kemudahan calon pelanggan yang akan naik kereta api. Selain di stasiun, calon pelanggan juga bisa menggunakan hasil Rapid Tes Antigen dari Rumah Sakit atau Klinik yang terpercaya.

“ Kami juga mengingatkan kepada para pelanggan agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan sehat sampai di tujuan,” kata dia.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 5 halaman

Saudi Tutup Jalur Masuk, Jemaah Umroh Indonesia Batal Berangkat

Dream - Penutupan jalur masuk yang diberlakukan Arab Saudi berimbas kepada Indonesia. Sejumlah calon jemaah umroh yang dijadwalkan terbang hari ini terpaksa batal.

Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh RI atau Amphuri, Firman M Nur, menyebut, sebanyak 22 calon jemaah dari biro perjalanan umroh anggota Amphuri batal berangkat.

" Ada 22 (jemaah) anggota Amphuri yang berangkat hari ini tertunda keberangkatannya, diundur keberangkatannya, sampai dibukanya kembali penerbangan ke Saudi Arabia," ujar Firman kepada Dream, Senin 21 Desember 2020.

Padahal, para calon jemaah itu saat ini sudah berada di hotel karantina di dekat Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng.

Sedianya, mereka berangkat menggunakan pesawat maskapai Garuda Indonesia namun terpaksa dibatalkan.

Firman mengatakan, keputusan Saudi cukup mendadak. Dia baru mengetahui adanya keputusan tersebut kemarin malam.

3 dari 5 halaman

Demi Keselamatan

Namun demikian, pihaknya memahami keputusan Saudi semata untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah dalam melaksanakan ibadah umroh di Tanah Suci. Amphuri pun mengimbau masyarakat dapat memahami kebijakan tersebut.

" Amphuri melihat itu demi keselamatan, supaya dipahami, dan mohon bersabar dan semoga segera dibuka kembali untuk bisa diberangkatkan," ucap Firman.

Kementerian Perhubungan Saudi atas rekomendasi Kementerian Kesehatan Saudi memutuskan menutup seluruh jalur masuk pada Minggu, 20 Desember 2020 waktu setempat. Keputusan ini diambil menyusul munculnya virus corona varian baru di Inggris.

Penutupan jalur baik udara, darat dan laut dijalankan selama sepekan ke depan. Penutupan akan dievaluasi setelah sepekan. 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

4 dari 5 halaman

Antre Panjang di Supermarket, Bisakah Tertular Covid-19?

Dream - Kebutuhan sembako dan barang kebutuhan sehari-hari kerap memaksa kita untuk keluar rumah di masa pandemi. Baik pasar, swalayan atau supermarket. Biasanya, di pusat perbelanjaan, antrean untuk membayar begitu panjang.

Hal ini membuat kita cukup lama di dalam ruangan dengan banyak orang. Mungkin muncul ketakutan dan kekhawatiran kita tertular saat belanja. Bagaimana risikonya tertular Covid-19 jika kita belanja di supermarket dan mengantre?

Dikutip dari WebMD, menurut Elizabeth Hanes, seorang perawat profesional, salah satu cara virus dapat menyebar adalah melalui " kontak dekat" dengan jarak lebih dkurang dari 2 meter selama periode waktu yang berkelanjutan (15 menit atau lebih).

" Seperti banyak hal terkait Covid-19, pertanyaan sebenarnya bukanlah apakah mungkin tertular virus dengan cara ini, tetapi bagaimana kemungkinannya. Dan jawabannya adalah: mungkin tidak," kata Hanes.

Mengantre di supermarket kemungkinan besar tidak membuat kita berjarak dekat dengan seseorang selama lebih dari 15 menit. Itulah sebabnya banyak ahli menganggap belanja bahan makanan merupakan aktivitas berisiko rendah. Tentu saja, ini mengasumsikan bahwa setiap orang mengenakan masker dengan benar dan berjarak minimal 2 meter.

 

5 dari 5 halaman

Jika khawatir tertular Covid-19 saat sedang mengantre, Sahabat Dream dapat melakukan tindakan pencegahan ekstra, seperti:
- Jaga jarak dengan orang lain minimal 2 meter. Lebih jauh lebih baik.
- Usahakan pergi ke supermarket saat sepi
- Jangan berlama-lama dan mengobrol dengan kasir (ini adalah situasi utama yang dapat membuat kita berhubungan dekat dan bertatap muka dengan orang lain saat berbelanja)
- Jika harus berbicara dengan seseorang, jauhkan kepala agar tidak langsung menghirup napas saat dia berbicara

Tertular Covid-19 saat mengantre di dalam toko mungkin sangat kecil kemungkinannya, tetapi kita harus melakukan semua tindakan pencegahan untuk menghindari kemungkinan tersebut.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar