Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bagi sebagian orang, belanja adalah cara untuk menghilangkan stres. Meski harus keluar uang dalam jumlah banyak, belanja kadang bisa dianggap sebagai hiburan.
Namun jika belanja dianggap sebagai kebiasaan dalam menghibur diri, bukan tidak mungkin malah mengorbankan tujuan keuangan Anda. Sehingga cita-cita untuk menjadi mandiri dan aman secara finansial bisa-bisa tidak akan pernah terwujud.
Seperti dikutip dari Lifehack, Selasa, 22 September 2015, sebenarnya jika tujuannya hanya untuk menghibur diri, ada empat cara agar 'belanja' tersebut tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun.
1. Merapikan isi lemari
Mulailah dengan mengatur lemari tempat menyimpan keperluan dan perkakas rumah tangga. Meski terdengar melelahkan, rajin membersihkan segala kekacauan dan membuang yang tidak diperlukan lagi akan membuat hidup Anda senantiasa seperti baru.
Daripada menambah barang sehingga menjadi bertumpuk-tumpuk, lebih baik mengurangi barang-barang yang sudah tidak diperlukan atau tidak berguna lagi. Anda mungkin akan mulai dengan pakaian, aksesori, peralatan dapur, bahan makanan yang sudah lama, koleksi buku dan bahkan pernak-pernik di sekitar rumah Anda.
Singkirkan hal-hal yang sudah tidak diperlukan dan nikmati acara mengatur barang-barang yang ingin tetap Anda simpan. Buatlah daftar belanja dari setiap barang yang Anda butuhkan atau ingin diganti dan cobalah ide-ide berikut sebelum Anda melakukan pembelian baru.
2. Mencari dan berbagi di media sosial
Alih-alih mengambil dompet, gunakan kamera setiap ada dorongan untuk melakukan pembelian baru. Anda tidak perlu memiliki sepatu idaman jika hanya ingin memamerkannya di Instagram, Facebook, Twitter, atau media sosial lainnya.
Jumlah 'Likes' dari gambar yang Anda unggah itu sudah cukup mewakili kebahagiaan yang akan Anda terima jika membeli dan memakai sepatu tersebut.
Jadi jika Anda melihat suatu barang namun tidak bisa memilikinya dalam waktu dekat, ambil gambarnya dan unggahlah ke akun media sosial. Anda mungkin akan jauh lebih bahagia sepatu tersebut itu ada bukan sebagai baris item pada laporan kartu kredit Anda.
3. Memanfaatkan fitur unik dari Pinterest
Platform berbagi gambar Pinterest akan memuaskan mereka yang suka melihat-lihat barang di toko online tanpa perlu melakukan pembelian. Anda dapat mencari item tertentu dalam Pinterest atau menemukan gambar di internet dan kemudian menambatkan gambar tersebut di Pinterest.
Melihat-lihat daftar gambar barang yang Anda inginkan melalui Pinterest akan menjauhkan Anda dari melakukan pembelian secara impulsif. Jika perlu buat daftar gambar tersebut tanpa kategori sehingga nantinya Anda bisa memilah-milah barang yang tidak perlu dibeli. Dengan demikian, Anda sudah selangkah lebih maju untuk menghemat uang.
Atau siapa tahu, dari koleksi gambar di Pinterest itu, Anda bisa mendapat inspirasi untuk membuatnya sendiri.
4. Mengadakan acara saling tukar barang
Acara saling tukar barang adalah kegiatan sosial yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Daripada jalan-jalan ke mal bersama teman-teman, lebih baik mengundang mereka untuk saling tukar barang yang sudah tidak diinginkan lagi di rumah.
Anda bisa menentukan jenis dan jumlah barang yang boleh dibawa. Dengan cara ini, Anda dan teman-teman bisa memiliki barang yang mungkin sebelumnya pernah menjadi incaran namun belum mampu mengupayakannya tanpa keluar uang.
Selalu ingat, sampah bagi Anda mungkin harta bagi orang lain! Jika ada kelebihan barang, Anda dan teman-teman mungkin menyumbangkannya ke orang-orang yang membutuhkan. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya