Bill Gates Bocorkan Surat Donasi Terbesar, Angkanya Buat Kaget

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 16 Februari 2017 08:44
Bill Gates Bocorkan Surat Donasi Terbesar, Angkanya Buat Kaget
Surat itu diberikan 10 tahun lalu dan membuat Bill serta Gates dan istrinya terdiam. Siapa penyumbangnya?

Dream – Satu dasawarsa silam, yayasan yang didirikan oleh pendiri Microsoft Bill Gates, Bill&Melinda Gates Foundation, menerima sumbangan dari seorang orang terkaya Amerika Serikat. Jumlahnya benar-benar membuat orang terkejut.

Dan kini, hartawan terkaya dunia itu mengungkapkan pengirim surat donasi tersebut. Dialah CEO Berkshire, Warren Buffet. Sama-sama orang terkaya. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, yaitu US$30 miliar (Rp399,6 triliun).

“ Sepuluh tahun yang lalu, ketika kami menerima bantuan ini, kami terdiam. Ini adalah sumbangan terbesar yang diberikan oleh seseorang untuk sesuatu,” kata pasangan suami istri ini.

Dilansir dari gatesnote.com, Kamis 16 Februari 2017, surat dari Buffet itu dilayangkan kepada Gates dan Melinda Gates. Surat tersebut meminta laporan pertanggungjawaban kepada keduanya atas sumbangan yang telah diberikan pada tahun 2006.

Dana “ jumbo” itu memang disumbangkan untuk mewujudkan misi yayasan, yaitu mencegah kematian anak, menghentikan penyakit, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di dunia.

Kini, keduanya memberikan laporan tentang kegiatan dan capaian yang dilakukan oleh Bill Gates&Melinda Gates Foundation dengan sumbangan tersebut.

Dalam laporan pertanggungjawaban yang dimuat di situs gatesnotes.com, ada beberapa capaian yang diraih oleh yayasan itu. Pertama, penurunan angka kematian balita. Bill Gates dan Melinda mengatakan sejak tahun 1990-2015, jumlah balita yang selamat mencapai 122 juta. 

Donasi Buffet juga membantu yayasan ini bisa meningkatkan angka anak yang terimunisasi. 

“ Setiap dolar yang diberikan untuk imunisasi anak, Anda (Buffet) mendapatkan keuntungan US$44 (Rp586.071). Angka ini termasuk pengeluaran keluarga untuk biaya pengobatan anak dan kompensasi orang tua tidak bekerja,” kata Gates.

Kedua, mengurangi kematian bayi. Gates mengatakan yayasan tersebut membantu menekan angka kematian bayi di Rwanda sebesar 30 persen—negara Afrika yang paling miskin.

Caranya dengan mengkampanyekan kepada kaum ibu di Rwanda tentang pemberian ASI pada satu jam pertama kepada bayi yang baru lahir, pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan, pemotongan tali pusat, dan membuat kontak kulit antara ibu dan anak.

Lalu, ada juga masalah kontrasepsi. Melinda Gates mengatakan ada 300 juta wanita di negara berkembang yang menggunakan alat kontrasepsi. Dia mengatakan butuh waktu 10 tahun untuk meraih 200 juta wanita yang menggunakan alat kontrasepsi.

“ Dampaknya untuk menurunkan angka kematian sangat fantastis,” kata dia.

Bill Gates menambahkan wanita di negara berkembang, memiliki jarak lahir anak yang cukup dekat, yaitu tiga tahun. Jika menggunakan alat kontrasepsi modern, jarak lahir bisa diperlebar dan bisa menurunkan angka kematian anak.

“ Seperti vaksin, kontrasepsi adalah salah satu inovasi terbaik untuk menyelamatkan nyawa anak,” kata dia.(Sah)

Beri Komentar