Berawal dari Anak Buah, Tidur pun Beralaskan Kardus, Kini Zaenal Sukses jadi Bos Warung Nasi Goreng

Reporter : Alfi Salima Puteri
Rabu, 28 September 2022 11:23
Berawal dari Anak Buah, Tidur pun Beralaskan Kardus, Kini Zaenal Sukses jadi Bos Warung Nasi Goreng
Tidur beralaskan kardus merupakan hal yang biasa. Tak disangka, kini dirinya pun sukses menjadi bos warung nasi goreng.

Dream - Segala bentuk perjuangan dan kerja keras tak bakal ada yang terbuang percuma. Ada balasan dari setiap usaha yang dikerjakan dengan sunggu-sungguh oleh setiap orang.

Seperti perjuangan yang dilalui Zaenal Mustofa, seorang penjual nasi goreng. Dulu, dia sempat mengalami kehidupan yang tak mudah.

Tidur beralaskan kardus merupakan hal yang biasa. Tak disangka, kini dirinya pun sukses menjadi bos warung nasi goreng.

Bahkan, warung miliknya telah dikenal luas sebagai salah satu penghasil makanan dengan cita rasa tinggi. Melansir kanal YouTube kuliner 1520, Rabu, 28 September 2022, berikut adalah kisah selengkapnya.

Pemalang, Jawa Tengah menjadi daerah yang dipilih Zaenal untuk mencari nafkah. Sejak pukul 5 petang hingga 12 malam, Zaenal kedapatan memiliki warung nasi goreng yang sedang beroperasi.

Tak terduga, Zaenal pun bukan hanya setahun atau dua tahun saja. Nasi goreng racikan miliknya itu diketahui telah dijajakan sejak tahun 2004 silam.

" Saya dari 2004 sampai sekarang ini," terangnya.

1 dari 3 halaman

Topping yang ia sediakan untuk menu nasi gorengnya pun beragam, mulai dari ayam, bakso, sosis, ati ampela, hingga petai.

Namun ternyata warung itu tak hanya menjual nasi goreng saja, ada pula nasi gila, nasi tongseng, mie, kwetiaw, bihun dan capcay.

Mengikuti tren, Zaenal juga sudah menjajakan dagangannya melalui aplikasi online seperti GrabFood.

Zaenal, penjual nasi goreng di Pemalang, Jawa Tengah.© YouTube kuliner 1520

Sosoknya pun tak hanya menjadi penjual, Zaenal kini diketahui merupakan bos dari warung nasi goreng miliknya.

Pria tangguh tersebut memiliki sejumlah anak buah yang siap membantu, baik di warung nasi goreng miliknya atau pun gerai minuman segar miliknya yang terletak tak jauh dari sana.

2 dari 3 halaman

" Ada yang bantuin. Itu ada masnya yang jaga es," ungkapnya.

" Alhamdulillah punya es juga di sebelah itu," imbuhnya.

Sebelumnya, semua hal tersebut tak diperolehnya secara instan. Zaenal Mustofa bercerita, sebelumnya ia bekerja di sebuah pabrik garment di Jakarta.

Lalu dia juga pernah menjadi anak buah dari seorang penjual nasi goreng.

" Dulu kerja di pabrik garmen di Jakarta. Setelah itu, saya ikut orang jualan nasi goreng. Saya ngikut orang itu selama empat tahun," ceritanya.

Dengan pengalaman yang cukup serta modal nekat, membuat Zaenal memberanikan diri untuk membuka usaha milik sendiri. Meski masih serba terbatas, namun niatan tersebut terus bertumbuh.

" Akhirnya berani buka sendiri. Pengen majulah, pengen bantuin orang biar saya punya pendirian sendiri lah, seperti itu," ungkapnya.

3 dari 3 halaman

Soal modal, Zaenal mengaku ada sosok berjasa di balik rasa nekat yang kini mengantarkannya pada kesuksesan. Sosok tersebut ialah sang adik.

" Dulu awalnya modal dibantu sama adik saya. Separuh adik saya, separuhnya saya," ungkapnya.

Dalam sehari ia bisa menjual hingga 4 kilogram nasi. Belum termasuk dengan menu yang lainnya.

" Saya tiap hari siap 4 kilogram, belum sama bihun, kwetiaw dan lain-lain," tutur Zaenal.

Beri Komentar