Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Putri Bill Gates, Jennifer K. Gates (kiri), Dan Putri Steve Jobs, Eve Jobs (kanan), Juga Bersaing Di Olah Raga Ini Lho. (Foto: Gossip Extra)
Dream – Bill Gates dan mendiang Steve Jobs merupakan dua nama besar di dunia teknologi berbasis komputer. Dua perusahaan yang mereka sama-sama dirikan, Microsoft dan Apple Inc, hingga saat ini bersaing ketat merebut hati konsumen.
Nah, persaingan juga terjadi kepada anak-anaknya. Putri dari masing-masing bos raksasa teknologi ini juga berkompetisi namun bukan di dunia teknologi, melainkan pendidikan dan balapan kuda.
Dikutip dari Business Insider, Selasa, 23 Januari 2018, putri Bill Gates, Jennifer Katherine Gates, dan anak perempuan Steve Jobs, Eve Jobs, menjadi rival di olahraga menunggang kuda. Kedua gadis cantik ini tertarik menekuni olahraga ini sejak mereka berusia 6 tahun.
Keluarga Gates membeli peternakan kuda seharga US$37 juta (Rp493,8 miliar) dengan segala propertinya di Wellington, Florida, Amerika Serikat. Sementara ibu Eve, Laurene Powell-Jobs, juga membeli peternakan kuda di daerah yang sama dengan harga US$15 juta (Rp202,21 miliar).
Jennifer dan Eve pernah mengikuti kompetisi menunggang kuda pada tahun 2015 dan 2016 di Miami Beach, Miami. Keduanya sama-sama pernah menang lomba.
Pada kompetisi United States Equestrian Federation (USEF), Jennifer memenangkan hadiah uang sebesar US$121.791 (Rp1,62 miliar) pada Agustus 2014, sedangkan Eve US$159.293 (Rp2,13 miliar).
Di USEF, Jennifer mendapatkan peringkat ke-19 untuk lompatan kuda, sementara Eve peringkat ke-23.
Ada sembilan kuda yang pernah diikutsertakan Jennifer dalam lomba, yaitu Luftkus S., Alex, Pumped Up Kicks, Bardalino, Hija van Strokapelleken, Cadence, Caddie R., Lord LeVisto, dan Silence.
Sementara Eve mengikutsertakan lima ekor kuda di lomba menunggang, yaitu Tiny Toony, Semily, Vanue D’Fees Des Hazalles, Sandor de la Pomme, dan Calliz.
Meski merupakan hobi, Eve memerlukan waktu yang lama untuk menyeimbangkan studi dengan olahraga ini. Dengan keras, usahanya pun berbuah manis.
“Perlu waktu bertahun-tahun untuk memikirkan cara bagaimana menyeimbangkan teman, sekolah, dan berkuda,” kata dia.
Sementara Jennifer, ketika kariernya melonjak, mempertimbangkan horse riding sebagai lahan untuk berkarier. “Saya selalu mengira saya seorang amatir dan pergi ke sekolah kedokteran atau mengejar karir profesional lain,” kata dia.
(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
