Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pemilik Microsoft Bill Gates (Foto: Shutterstock)
Dream - Pemilik Microsoft, Bill Gates dan istrinya, Melinda Gates mengambil langkah luar biasa. Keduanya memberikan bantuan ekonomi untuk Nigeria melalui Yayasan Bill dan Melinda Gates.
Yayasan Bill dan Melinda Gates Foundation melunasi pinjaman Nigeria ke Jepang senilai, US$76 juta, Rp1,01 triliun. Nigeria meminjam uang itu pada 2014 untuk vaksinasi polio.
Juru bicara Yayasan Bill dan Melinda Gates mengkonfirmasi pembayaran pinjaman itu dalam sebuah surat elektronik kepada Quartz.
Pinjaman itu akan dilunasi dalam jangka waktu 20 tahun. Yayasan Gates Foundation mengatakan setuju untuk melunasi pinjaman.
Persetujuan diberikan setelah Nigeria memenuhi syarat lebih dari 80 persen cakupan vaksin polio dalam sekali putan setiap tahunnya. Terlebih, Nigeria merupakan salah satu negara dengan risiko polio tinggi di dunia.
Nigeria dikenal sebagai negara penyumbang kasus polio terbesar di dunia pada 2012. Pada Agustus 2016, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan negara tersebut sedang berperang melawan bayang-bayang polio. Di saat perang melawan polio, kasus baru polio ditemukan di wilayah timur laut Nigeria.
Temuan itu menjadi pukulan besar bagi pemerintah Nigeria. Saat itu Yayasan Bill dan Melinda Gates mengatakan sangat prihatin dengan kondisi yang dialami Nigeria.
Tetapi, pada 2017, pemerintah Nigeria mengklaim tidak ada kasus baru polio yang kebanyakan menyerang anak berusia kurang dari 5 tahun.
Kini, pemerintah Nigeria memberikan wewenang kepada Yayasan Bill dan Melinda Gates untuk memulai proses pelunasan utang kepada Jepang.
Intervensi Yayasan Bill dan Melinda Gates kepada Nigeria sangat bermakna. Sebab, negara itu saat ini baru pulih dari resesi ekonomi yang berlangsung selama dua dekade.
Negara itu mengalami defisit anggaran sebesar US$ 23, 9 miliar, setara Rp318 triliun. (ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti