Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Mengapa Talenta Tiongkok Mulai Meninggalkan Silicon Valley?
Dream – Talenta teknologi asal Tiongkok beramai-ramai meninggalkan Silicon Valley. Mereka “ pulang kampung” ke negaranya asalnya.
Mengapa?
Dilansir dari Silicon Beat, Selasa 16 Januari 2018, penyebab utama mereka “ mudik” adalah Tiongkok yang mulai memimpin teknologi di Asia. Teknologi yang berkembang pesat di Tiongkok membuka peluang kerja yang menjanjikan di tanah kelahiran mereka.
Manajer perusahaan modal ventura, GGV Capital, Hans Tung, mengatakan insinyur Tiongkok telah lama bekerja di Silicon Valley dan melihat masa depan yang cerah di perusahan Tiongkok. Industri teknologi di Tiongkok di sana, berkembang pesat dan melebihi sektor finansialnya.
Contohnya, perusahan e-commerce besutan Jack Ma, Alibaba, menjadi perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.
“ Karyawan Tiongkok yang bekerja di Google, LinkedIn, Uber, dan Airbnb, akan membuat keputusan apakah akan tinggal atau kembali ke rumah,” kata Tung.
Menurut hasil survei dari The Center for China and Globalization, 16 persen talenta Tiongkok kembali ke negaranya pada 2016 dan angkanya meningkat dari survei 2015 yang menunjukkan ada 10 persen talenta yang “ pulang kampung”.
Survei ini juga menunjukkan jumlah lulusan Tiongkok dari perguruan tinggi di seluruh dunia yang kembali negara asal, sebanyak 432.500 pada 2016 dan angkanya naik 22 persen pada 2013.
(Sah)
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan