Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sering Merasa Selalu Bokek, Sahabat Dream?
Dream – Sahabat Dream pernah merasa hidup hanya bergantung dari gaji bulanan? Atau malah merasa uang dompet cepat kering bagai tanah gersang disiram air?
Jika merasa demikian, bisa jadi Anda punya kebiasaan-kebiasaan yang membuat kantong kering.
Perlu diketahui, keputusan menggunakan uang dengan cara tergesa-gesa bisa membuat kantong bokek. Sebaliknya, jika keuangan dikelola dengan teratur dan penuh pertimbangan, Sahabat Dream bisa mencapai tujuan finansial dalam hidup.
Dikutip dari aturduit.com, Rabu 17 Januari 2018, ada lima kebiasaan yang bisa mengisap isi dompet Anda. Dengan begitu, Sahabat Dream merasa selalu bangkrut setiap bulan.
© Dream
Siapa yang tidak tergiur dengan diskon di pusat perbelanjaan? Misalnya, ada diskon beli sepasang sepatu dan gratis sepasang lainnya serta diskon 70 persen untuk menghabiskan barang.
Duh, diskon ini menggoda iman konsumen dan merayu mereka untuk mengeluarkan uang dari dompet. Jika bisa memanfaatkan diskon dengan benar, Anda bisa mengambil keuntungan dari sini.
Ada barang yang diperlukan ini sesuai dengan kebutuhan, akan ada penghematan yang dibuat. Jika barang itu tidak perlu-perlu amat, lebih baik jangan menghiraukan rayuan diskon.
Namun, jika punya kebiasaan berbelanja setiap ada diskon, lebih baik kebiasan ini disetop. Perilaku konsumtif ini bisa menghilangkan logika ketika berbelanja dan bisa membahayakan kantong jebol karena gaji tak pernah cukup untu memenuhi sikap konsumtif.
© Dream
Niatnya mau menghindari biaya tol dengan melewati rute biasa, tapi ujung-ujungnya menghabiskan uang yang lebih besar karena membeli bensin untuk menempuh jalan yang jaraknya lebih panjang.
Contoh lain, Anda menghindari biaya parkir di pusat perbelanjaan karena saat ini dirasa sudah mahal. Kemudian, memilih parkir di pinggir jalan dengan bayar Rp2 ribu.
Risikonya jauh lebih besar memarkir kendaraan di pinggir jalan daripada di tempat resmi. Misalnya, bisa saja kendaraan Anda dilarikan oleh orang yang tidak bertanggung jawab atau diderek petugas karena parkir sembarangan.
© Dream
Siapa di antara Sahabat Dream membuat anggaran bulanan? Apakah dicatat berapa pengeluaran dan pemasukan dalam sebulan? Sebagian besar akan menjawab tidak. Ini sangat disayangkan.
Ketika tanggal gajian tiba, segeralah transfer dan membayar cicilan. Ini hal pertama yang harus dilakukan. Setelah itu, baru dikelola untuk kebutuhan bulanan.
Jika tidak memiliki anggaran bulanan, Anda akan melakukan pengeluaran yang berlebihan. Pada akhirnyam tidak ada sisa gaji yang bisa disimpan untuk ditabung. Lebih parah lagi setiap bulan, akan selalu nombok.
© Dream
Kebiasaan membayar tagihan kartu kredit dengan jumlah minimal sebenarnya tanpa disadari bisa menggerus keuangan Anda. Jumlah utang tidak akan usai karena bunga bank terus bertambah seiring dengan saldo akhir tagihan Anda.
Kartu kredit akan mengenakan bunga apabila pemilik kartu tidak melakukan pembayaran penuh. Bunga dari sisa tagihan akan ditambah ke jumlah tagihan berikutnya. Ini akan menjadi masalah jika harus terus-menerus membayar bunga dari tagihan yang tersisa.
© Dream
Salah satu faktor gaji tidak pernah cukup setiap bulan adalah pengeluaran yang lebih besar daripada pendapatan. Mau gaji naik tiga kali lipat juga gaji tidak akan cukup jika kebiasaan ini tidak dihilangkan.
Gaya hidup ini sebaiknya dihindari agar kondisi keuangan selalu sehat. Jangan pernah tergoda untuk membeli sepatu baru yang sedang didiskon. Bisa juga dengan mengurangi jajan atau makan di restoran setiap minggu setiap bulannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya