Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Minyak Misik (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Bau badan yang tak sedap bisa menurunkan kepercayaan diri seseorang. Orang lain mungkin enggan mendekat jika bau badan kita sangat tidak enak.
Untuk itulah, seorang Muslim dianjurkan mengenakan wewangian sebagai bagian dalam menjaga penampilan. Karena Islam mensyaratkan umatnya untuk tampil rapi dan menarik.
BACA JUGA: Pengertian, Contoh, dan Cara Membuat Teks Naratif
Dari sekian banyak jenis parfum, ternyata ada wewangian khusus yang sangat disukai Rasulullah Muhammad SAW. Parfum itu adalah minyak misik.
Dalam hadis riwayat An Nasai, Rasulullah SAW bersabda, " Yang terbaik dari wewangian kalian adalah (minyak) misik."
Minyak misik atau kasturi memiliki warna bening. Aromanya lembut, tidak menyengat, namun kuat sehingga tidak mudah hilang.
Karena aromanya yang lembut, parfum misik cocok dipakai baik pria maupun wanita. Tetapi, aromanya bisa berubah tergantung bahan campuran yang digunakan.
Sedangkan bagi wanita, minyak misik punya khasiat lain selain untuk mengharumkan tubuh. Kaum hawa dianjurkan untuk memakai misik saat mandi junub usai haid.
Hal ini tertuang dalam hadis riwayat Muslim, dari 'Aisyah RA.
Asma’ binti Syakal RA bertanya kepada Rasulullah SAW tentang mandi haidh, maka beliau bersabda, " Salah seorang di antara kalian (wanita) mengambil air dan sidrahnya (daun pohon bidara, atau boleh juga digunakan pengganti sidr seperti: sabun dan semacamnya) kemudian dia bersuci dan membaguskan bersucinya, kemudian dia menuangkan air di atas kepalanya lalu menggosok-gosokkannya dengan kuat sehingga air sampai pada kulit kepalanya, kemudian dia menyiramkan air ke seluruh badannya, *lalu mengambil sepotong kain atau kapas yang diberi minyak wangi kasturi,* kemudian dia bersuci dengannya. Maka Asma' berkata: " Bagaimana aku bersuci dengannya?" Beliau bersabda, " Maha Suci Allah" maka 'Aisyah berkata kepada Asma': " Engkau mengikuti (mengusap) bekas darah" .
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya