Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Lembur.
Dream – Seorang wanita yang bekerja di Dewan Pendidikan Prefektur Niigata, Jepang, meninggal dunia setelah lembur 125 jam pada bulan lalu. Dia mengembuskan napas terakhir setelah tak sadarkan diri selama tiga hari.
Dilansir dari The Mainichi, berdasarkan Dewan Pendidikan Prefektur Nigata, wanita berusia 40 tahun ini kehilangan kesadaran di kursi dan segera dilarikan di rumah sakit. Pihak rumah sakit mengungkapkan wanita yang tak disebut namanya ini meninggal akibat subarchnoid hemorrhage—pendarahan selaput otak.
Usut punya usut, ternyata dia bekerja melebihi jam ketentuan pemerintah. Dalam ketentuan pemerintah, karyawan memiliki batas lembur maksimal 100 jam per bulan.
Dewan akan menyelidiki kemungkinan hubungan kematian korban dengan kelebihan waktu lembur.
Karyawati ini bekerja di bagian beasiswa divisi pendidikan SMA. Tercatat, sekitar April-Desember 2017 dia lembur di atas 70 jam per bulan. Pada November 2017, waktu lemburnya sebanyak 99 jam dan Desember 2017, jam lembur meningkat menjadi 125 jam.
Jik harus kerja efektif di bulan Desember dihitung 20 hari, artinya wanita tersebut sudah lembur sekitar 6 jam setiap harinya.
Gubernur Prefektur Niigata, Ryuichi Yoneyama, mengaku masih belum mengetahui hubungan kematian korban dengan pekerjaannya. “ Kami belum tahu hubungan kematian dengan pekerjaannya, tapi tak tertutup kemungkinan dia meninggal karena banyak lembur,” kata Yoneyama.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya