Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Yuk, Jadi Orang Yang Bersabar Dalam Berkarier.
Dream – Sahabat Dream, orangtua selalu mengajarkan perbuatan baik dalam kehidupan, misalnya kesabaran. Mereka kerap meminta kita untuk bersabar ketika menunggu antrean naik kereta mainan anak.
Nah, pelajaran sabar ini juga bermanfaat bagi kehidupan karier. Misalnya, tidak terlalu menuntut ketika mendapatkan promosi baru dari atasan. Atau, sabar ketika menunggu giliran untuk promosi jabatan.
Mengapa? Kalau bersikap tidak sabar, nantinya Sahabat Dream akan menemui masalah dalam berkarier. Tak percaya?
Dilansir dari The Muse, Jumat 10 November 2017, ada tiga alasan mengapa sikap tidak sabaran ini patut dihindari dalam berkarier.

Pertama, Sahabat Dream akan terluka ketika berharap terlalu tinggi. Ya, meniti karier ini merupakan sebuah proses dan proses ini yang harus dinikmati. Kalau tidak sabaran, Sahabat Dream malah merasakan karier berjalan sangat lambat. Ketika ingin lekas mencapai puncak, yang terlontar dari mulut ketika karier berjalan lambat adalah “gini doang?.
Yang kedua, sikap tidak bisa bersabar ini akan melukai Anda ketika terlalu cepat bereaksi. Misalnya, setelah mendapatkan e-mail dari klien, Anda langsung mem-follow up e-mail mereka. Dua hari kemudian, Sahabat Dream langsung mengetikkan e-mail untuk memastikan klien akan menerima surat elektronik Anda.
Hei! jangan terlalu terburu-buru. Klien Anda punya urusan di luar membalas pesan yang dikirimkan. Bisa jadi mereka sedang sibuk. Jika terus-menerus mengirimkan e-mail dan tidak bersabar, klien akan berpikir negatif tentang Anda.

Terakhir, rasa tidak sabaran ini akan mengganggu Anda jika ingin hengkang dari kantor, sementara Anda belum siap. Lebih baik mempersiapkan diri sebelum keluar dari perusahaan tempat bekerja.
Misalnya, membekali diri dengan keterampilan yang cukup. Yang paling penting, mendapatkan pekerjaan baru terlebih dahulu. Jangan sampai belum dapat pekerjaan baru, eh, sudah keluar duluan. (ism)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
