Ini Bukti PNS Masih Jadi Profesi Idaman Orang Indonesia

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 4 April 2017 08:44
Ini Bukti PNS Masih Jadi Profesi Idaman Orang Indonesia
Tahun ini, kata Herman, jumlah mahasiswa ikatan dinas yang dibutuhkan sebanyak 10.389 orang.

Dream - Antusiasme masyarakat menyekolahkan anak ke sekolah ikatan dinas ternyat masih tinggi. Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melaporkan jumlah pendaftaran sekolah ikatan dinas resmi mengalami kenaikan.

Proses pendaftaran yang ditutup pada Jumat, 31 Maret 2017 lalu mencatat jumlah pendaftar sekolah ikatan dinas mencapai 285.697 orang, naik 0,22 persen dibandingkan tahun lalu.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik KemenPAN RB, Herman Suryatman, menyampaikan kenaikan jumlah pendaftar ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk menjadi seorang aparatur sipil negara (ASN) masih tinggi.

" Jumlah pelamar yang mencapai hampir 300 ribu itu menunjukkan minat yang tinggi generasi muda untuk menjadi seorang ASN," kata Herman di Jakarta, dalam keterangannya, Senin, 3 April 2017.

Tahun ini, kata Herman, jumlah mahasiswa ikatan dinas yang dibutuhkan sebanyak 10.389 orang.

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) masih menjadi sekolah ikatan dinas dengan jumlah pendaftar tertinggi, mencapai 166.315 orang. Padahal. kuota STAN ditetapkan hanya 6.961 orang.

Di bawah STAN, ada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan jumlah pendaftar 48.667 orang. Posisi ketiga ditempati Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) dengan jumlah pendaftar 24.226 orang.

Sementara itu, jumlah pendaftar di Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) sebanyak 13.707 orang. Posisi selanjutnya ditempati Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) sebanyak 11.154 orang.

Di posisi ketujuh ada Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dengan pendaftar sebanyak 9.377 orang. Dilanjut Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) sebanyak 8.411 orang, dan Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) adalah 2.280 pelamar.

Herman mengatakan setelah pendaftaran, para peserta harus menjalani beberapa tes sebelum diterima di tiap sekolah. Tes tersebut diatur oleh masing-masing instansi.

" Untuk selanjutnya, pendaftar diwajibkan menjalani Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test," kata dia.(Sah)

Beri Komentar