Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Maskapai Malaysia Airlines
Dream - Sudah jatuh tertimpa tangga. Kondisi inilah yang kini tengah dialami maskapai milik negeri Jiran, Malaysia Airlines.
Setelah dua kecelakaan yang menghebohkan industri penerbangan dunia, kini Malaysia harus menghadapi aksi mundur besar-besaran pekerjanya. Alasannya bermacam-macam.
Mengutip laporan emirate247, Kamis, 28 Agustus 2014, sekitar 200 kru kabin dilaporkan telah mengajukan pengunduran diri sebagai pekerja Malaysia Airlines. Sebagian mengaku khawatir dengan keselamatannya.
"Seiring munculnya kecelakaan MH17, terdapat pengunduran besar-besaran kru pesawat namun jumlahnya kini terus berkurang dan masih bisa diterima," ujar pernyataan manajemen.
Malaysia Airlines mengaku sebanyak 186 kru pesawat telah meninggalkan perusahaan sepanjang tujuh bulan terakhir. Tekanan keluarga seiring tragedi pesawat menjadi alasan terbanyak.
"Para pekerja kini takut terbang," ujar Sekjen Serikat Pekerja Malaysia Airlines, Abdul Malek Ariff.
Berkurangnya jumlah kru memaksa para pegawai Malaysia Airlines bekerja lembur hampir 12 jam sehari. Manajemen sendiri mengklaim akan berupaya memberikan dukungan emosi dan psikologis bagi para pegawainya.
Pada bagian lain, perusahaan pengelola keuangan Malaysia, Khazanah Nasional, kini tengah berupaya menyelamatkan maskapai kebanggaan negeri jiran tersebut.
Khazanah diharapkan segera mengumumkan serangkaian upaya restruktursasi termasuk langkah pemangkasan jumlah tenaga kerja dan mengurangi rute-rute internasional yang tak menguntungkan.
Malaysia Airlines saat ini tengah bergulat dengan berbagai cobaan termasuk kerugian US$ 1,3 miliar yang sudah ada sejak tiga tahun terakhir sebelum terjadinya kedua musiban tersebut.
Pada kuartal pertama tahun ini, maskapai ini melaporkan rugi bersih sebesar US$ 137 juta akibat berkurangnya jumlah penumpang. Kerugian ini merupakan rugi kuartal selama lima kali berturut-turut.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya


Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya