Di Kantor Ini, Staf yang Punya Peliharaan Boleh Kerja dari Rumah

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 27 Agustus 2018 11:41
Di Kantor Ini, Staf yang Punya Peliharaan Boleh Kerja dari Rumah
Keren..

Dream – Perusahaan pemasaran ini bisa jadi idola bagi pecinta hewan peliharaan. Sebab, karyawan yang memiliki hewan peliharaan, diizinkan untuk bekerja dari rumah.

Dilansir dari New York Times, Senin 27 Agustus 2018, Nine Hale — perusahaan pemasaran di Minneapolis, Amerika Serikat— memberikan keringanan yang bernama fur-ternity leaves.

Dengan kebijakan ini, karyawan yang baru memiliki hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing, diizinkan untuk bekerja dari rumah selama seminggu.

Vice President Nine Hale, Allison McMenimen, mengatakan kebijakan ini kerap dianggap “ gila”.

“ Tapi idenya adalah menawarkan manfaat yang membantu karyawan untuk betah di kantor. Itu saja,” kata McMenimen.

Di Nine Hale, ada 85 orang yang bekerja di sana. Mereka telah meminta untuk bekerja dari rumah setelah mendapatkan mobil baru atau peliharaan baru.

Kebijakan baru ini diputuskan ketika seorang karyawab bernama McCarthy baru saja mengadopsi seekor anak anjing goldendoodle bernama Bentley.

“ Itu menjadi situasi yang membuatnya stres karena pindah dari rumah lama ke rumah baru,” kata McCarthy.

Dia meminta izin kepada McMenimen dan bosnya untuk bekerja dari rumah untuk “ memperkenalkan” Bentley dengan lingkungan baru. Untunglah, atasannya mengizinkan hal itu.

1 dari 2 halaman

Cuti ketika Hewan Peliharaan Sakit

Sekadar informasi, perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat telah melakukan kebijakan-kebijakan untuk memberikan insentif kepada karyawannya. Misalnya, Facebook dan Google yang memberikan makan di kafe, gym di kantor, dan tempat penitipan anak.

Beberapa perusahaan memberikan kebijakan khusus bagi karyawannya yang memiliki hewan peliharaan. Misalnya, cuti khusus untuk karyawan ketika hewan peliharaannya sakit.

Karyawan boleh cuti ketika hewan peliharaannya sakit.© Shutterstock

Sebuah perusahaan di Italia mengizinkan seorang wanita untuk cuti ketika anjing peliharannya sakit, dan perusahaan di New York, Amerika Serikat, yang memberikan cuti dua minggu baru orang yang baru saja mengadopsi anjing atau kucing.

2 dari 2 halaman

Langka! Perusahaan Ini Wajibkan Pegawai Tidur di Jam Kerja

Dream - Ide jam tidur di waktu kerja tampaknya bukan wacana belaka. Semakin banyak perusahaan yang mulai menerapkan aturan tidur sejenak untuk memulihkan kondisi tubuh. Tren ini pula yang mulai menyambangi pabrik-pabrik di China.

Butuh waktu satu dekade bagi para bos-bos pabrik di Tiongkok untuk bisa menerima ide membiarkan para karyawan tidur setelah jam istirahat sangat baik bagi produktivitas. Sebuah pabrik di Guangdong belum lama ini diketahui mengizinkan pegawainya tidur selama setengah jam setiap hari. Tempatnya pun sambil duduk di atas bangku kerjanya.

Meskipun terlihat tidak nyaman, namun cara ini terbukti bisa meningkatkan produktivitas setelah tahun-tahun sebelumnya tidur di tempat kerja dianggap 'dosa besar'.

Pemberian izin resmi bagi para karyawan untuk menikmati tidur siang setelah makan di bangku mereka adalah bagian dari reformasi yang telah dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir. Dan pabrik menuai manfaat peningkatan produktivitas.

'Aturan' tidur di tempat kerja tak hanya menyenangkan perusahaan tapi juga pemerintah China. Mengutip laporan Dailymail, Minggu, 14 Desember 2014, telah terjadi 30 persen peningkatan alur kerja di China sejak aturan langka ini diluncurkan.

Pemerintah dan pengusaha China memang telah melakukan perbaikan bagi kesejahteraan dan kenyamanan karyawan saat bekerja.

Sejak 2005 telah terjadi peningkatan besar-besaran terkait kondisi kerja. Beberapa di antaranya kenaikan gaji, asrama bagi para pekerja, renovasi ruang makan dan area rekreasi di mana para pekerja dapat bermain tenis meja atau hanya bersantai.

Beberapa pabrik bahkan menyediakan anak-anak pekerja mereka dengan pendidikan dan membuat air minum bersih yang tersedia bagi mereka.

Beri Komentar