Komisaris Utama Garuda Bicara Suami Iis Dahlia

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 11 Desember 2019 11:09
Komisaris Utama Garuda Bicara Suami Iis Dahlia
Suami Iis Dahlia diketahui sebagai pilot Garuda yang mengangkut Harley Davidson.

Dream - Kasus dugaan penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton turut menyeret pilot Garuda A330-900 Neo. Pilot mengaku tidak tahu soal barang-barang ini, namun publik mempertanyakan kebenaran pernyataannya.

Sekadar informasi, pilot yang bertugas itu adalah Satrio Dewandono, suami pedangdut, Iis Dahlia.

Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (Persero), Sahala Lumban Gaol, angkat bicara tentang hal ini.

Dalam siaran Indonesia Lawyer Club “ Garuda Diserempet Moge”, Sahala mengatakan pilot merupakan orang yang menandatangani pernyataan apa saja yang berada di dalam pesawat, baik penumpang maupun kargo. Tapi, kasus ini, barang-barang tersebut dilaporkan sebagai bagasi biasa dan kargonya tidak ada.

“ Tapi, dalam hal ini, dianggap sebagai bagasi biasa, dilaporkan, dan kargo nil. Jadi, bisa dikatakan (pilotnya) tidak mengetahui,” kata dia kepada presenter ILC, Karni Ilyas, di Jakarta, dikutip Dream, Rabu 11 Desember 2019.

Sahala mengatakan kecurigaan muncul saat ada pernyataan kargo tak ada, tapi ada 15 kotak yang berisi perintilan Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Komite audit yang dibentuk Kementerian BUMN akan menyelidiki sang pilot. Komite ini ingin tahu apakah pilot sudah tahu sebenarnya ada barang bawaan yang dibawa penumpang.

“ Penelitian lebih lanjut akan dilakukan komite audit apakah pilot yang bersangkutan juga mengerti atau mengetahui hal ini, apakah mengerti melanggar hukum atau tidak. Nanti akan kami teliti lebih lanjut,” kata dia.

1 dari 5 halaman

Adik Kriss Hatta Menangis Namanya Dikaitkan dalam Isu Pramugari Garuda

Dream - Adik kandung aktor Kriss Hatta, Cyndyana Lorens menangis saat mengetahui namanya mendadak dikaitkan dengan kasus direksi PT Garuda Indonesia Tbk. Lewat unggahan instastory Instagram, Lorens yang berprofesi sebagai pramugari membantah tudingan tersebut sekaligus membongkar masa kelam perjalanan kariernya.

Cerita ini berawal kala akun Twitter @digeeembok menyebutkan sejumlah oknum pramugari maskapai penerbangan nasional tersebut yang tersangkut dalam kasus direksi Garuda Indonesia. Di antara beberapa nama pramugari, akun tersebut menyebut nama Lorens.

Meski tak menyebutkan spesifik nama Lorens yang dimaksud, netizen banyak yang mengaitkan sosok pramugari tersebut dengan Cyndyana Lorens. Lewat Instagram, pramugari yang masih berstatus pegawai kontrak ini membantah tuduhan tersebut. 

" Pagi-pagi landing dari Amsterdam dapat FITNAH lagi. Menangis saya di ketinggian 40.000 kaki tadi. Ya udah, gini aja, saya gak akan panjang lebar klarifikasi. Tapi kalau memang diperlukan nanti saya bisa buktikan kalau semua cuitan di Twitter yang lagi viral itu tentang saya, semuanya adalah BOHONG," tulis Cyndyana dikutip Dream dari kapanlagi.com, Selasa 10 Desember 2019.

 digembok

Cyndyana merasa tuduhan tersebut telah menyudutkan nama baiknya karena berbanding terbalik dengan cobaannya selama menjadi seorang pramugari.

Menurut Cyndyana, dia selama ini tidak pernah mendapatkan perlakuan spesial selama jadi pramugari kontrak di Garuda. Sebaliknya, dia mengaku menjadi korban dari kebijakan perusahaan.

" Banyak hal terjadi sama saya di tahun ini. Saya korban grounded/diskors tidak terbang selama 6 bulan hanya karena aktivitas media sosial. Hal berikutnya, saya adalah satu-satunya PWKT (pegawai kontrak) yang dimutasi ke Makassar," kata dia.

Terkait pemindahan tersebut, Cyndyana mengatakan jika dia dimutasi sendiri tanpa ditemani kawan-kawannya. Dan keputusan itu muncul 6 hari sebelum dia dinyatakan terkena mutasi.

" Saya pun diberitahu terkait kepindahan di H-6, seperti memindahkan anak ayam. Sedangkan pegawai lain biasanya diberitahu 1 bulan sebelumnya," imbuhnya.

2 dari 5 halaman

Nama Baik Keluarga Tercoreng

Selama ini, lanjut Cyndyana, dia berusaha untuk patuh dengan perintah apapun dari perushaaan. Termasuk dengan perbuatan yang dianggapnya dzolim tersebut.

Namun saat namanya dikaitkan sebagai salah satu oknum pramugari Garuda, Cyndyana menegaskan takkan tinggal diam.

" Untuk semua mbak/mas, selama ini saya selalu diam setiap diterpa gosip dan dizolimi. Saya juga selalu berusaha menjaga nama baik perusahaan. Namun kali ini saya merasa perlu membuka suara. Karena tidak selamanya diam itu emas. Kadang kita perlu mengklarifikasi,' ucapnya.

 cyndy adik kriss Hatta

Cyndyana merasa tuduhan yang beredar di sosial media tak hanya mencemarkan nama baiknya tapi juga keluarga.

" Demi menjaga nama baik saya dan keluarga, maka saya harus melakukan klarifikasi ini," tuturnya.

 

3 dari 5 halaman

Bawa ke Ranah Hukum

Selama ini, lanjut Cyndyana, dia berusaha untuk patuh dengan perintah apapun dari perushaaan. Termasuk dengan perbuatan yang dianggapnya dzolim tersebut.

Namun saat namanya dikaitkan sebagai salah satu oknum pramugari Garuda, Cyndyana menegaskan takkan tinggal diam.

" Untuk semua mbak/mas, selama ini saya selalu diam setiap diterpa gosip dan dizolimi. Saya juga selalu berusaha menjaga nama baik perusahaan. Namun kali ini saya merasa perlu membuka suara. Karena tidak selamanya diam itu emas. Kadang kita perlu mengklarifikasi,' ucapnya.

 cyndy adik kriss Hatta

Cyndyana merasa tuduhan yang beredar di sosial media tak hanya mencemarkan nama baiknya tapi juga keluarga.

" Demi menjaga nama baik saya dan keluarga, maka saya harus melakukan klarifikasi ini," tuturnya.

 

4 dari 5 halaman

Iis Dahlia Benarkan Suaminya Pilot Garuda Berisi Harley Davidson

Dream - Iis Dahlia membenarkan bahwa sang suami, Satrio Dewandono, merupakan pilot pesawat Garuda yang membawa Harley Davidson dan sepeda Brompton yang belakangan ramai diperbincangkan.

" Banyak media yang bertanya kepada saya perihal apakah betul suami saya yang membawa pesawat (Garuda Indonesia) yang dari Toulouse ke Jakarta. Jawabannya, iya," tulis Iis Dahlia dalam Instagram Srory, Minggu 8 Desember 2019.

Pesawat yang muatannya menjadi soal itu merupakan armada baru. Pesawat Airbus 330-900 Neo itu tiba di Bandara Soekarno Hatta pada 17 November silam. Di dalam pesawat itu terdapat muatan Harley Davidson yang diduga diselundupkan, hingga berbuntut pemecatan Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Ashkara.

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor flight GA972 tersebut mengangkut 10 kru sesuai dokumen general declaration crew list dan 22 penumpang.

" Dia (Satrio) salah satu crew yang aktif namun jika ada yang ingin ditanyakan lebih dari itu silakan menghubungi pihak yang berwenang dalam hal ini Garuda Indonesia karena bukan kapasistas saya sebagai istri dari suami saya untuk menjawab," kata Iis.

 Iis Dahlia

Dari 22 penumpang, SAW dan LS mengaku sebagai pemilik barang selundupan. SAW adalah nama yang tertera pada claimtag 15 koli yang berisi sparepart motor Harley Davidson bekas dengan kondisi terurai.

Sedangkan LS adalah nama yang tertera pada claimtag 3 koli yang berisi 2 unit sepeda Brompton kondisi baru beserta aksesoris sepeda.

Pendaratan pesawat tersebut dilakukan di hanggar PT GMF sesuai permohonan izin yang disampaikan pihak Garuda Indonesia kepada Bea Cukai Soekarno Hatta.

5 dari 5 halaman

Sosok Eks Dirut Garuda Indonesia Dibongkar Awak Kabin: `Selalu Kontroversial`

Dream - Keputusan Menteri BUMN Erick Thohir membebastugaskan I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Askhara dari jabatan Direktur Utama Garuda Indonesia menuai banyak dukungan. Salah satunya dari Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi).

Ketua Umum Ikagi, Zaenal Muttaqin, mengatakan selama ini Ari dikenal sebagai sosok bermasalah. Menurut dia, Ari kerap membuat kebijakan kontroversial.

" Selama ini kinerja Ari Askhara di Garuda selalu kontroversi," kata Zaenal, dikutip dari 

Tidak jarang kebijakan Ari merugikan banyak pihak. Tidak hanya kepada pihak luar seperti penumpang dan masyarakat namun juga di internal mulai dari karyawan, perusahaan hingga anak perusahaan.

Menurut Zaenal, Ari juga memberikan perlakuan tidak adil pada karyawan dan awak kabin yang tergabung dalam Ikagi. Seperti penghentian iuran anggota, mempersulit Perjanjian Kerja Bersama, melarang terbang para pengurus serikat pekerja, hingga melakukan PHK tanda dasar.

Meski begitu, Zaenal mengakui langkah pemecatan Ari belum menyelesaikan masalah di internal Garuda Indonesia. Sebab, banyak petinggi maskapai pelat merah itu yang juga melakukan perbuatan seperti Ari.

" Masih banyak jajaran direksi yang berupaya melakukan hal sama seperti Ari Askhara," ucap dia.

Lebih lanjut, Zaenal berharap pengganti Ari memiliki kinerja yang jauh lebih baik. Juga memberikan perhatian lebih kepada kesejahteraan karyawan dan melindungi hak-hak para pekerja yang selama ini dilanggar.

" Kami berharap pimpinan direksi baru nanti bisa menghentikan serikat pekerja tandingan yang dibentuk secara ilegal tanpa dasar hukum yang sah," ucap dia.

Sumber: /Anisyah Al Faqir.

Beri Komentar
Dari Jakarta Hingga Bekasi, Ini Situasi Pemukiman yang Terkena Dampak Banjir