50 Juta Data Bocor, Mozilla Bakal Setop Iklan di Facebook

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 23 Maret 2018 13:28
50 Juta Data Bocor, Mozilla Bakal Setop Iklan di Facebook
Skandal penyalagunaan data membuat pengguna kehilangan kepercayaan.

Dream – Skandal kebocoran data 50 juta pengguna Facebook berbuntut panjang. Skandal ini melemahkan tingkat kepercayaan pihak ketiga terhadap platform media sosial tersebut. 

Bahkan pengembang piranti lunak peramban data Firefox, Mozilla. Organisasi nirlaba yang membawa misi internet untuk pemberdayaan manusia ini bakal menghentikan kerja sama iklan dengan Facebook. 

" Skandal Cambridge Analytica membuat kami menelaah lebih dekat peraturan privasi default Facebook saat ini," demikian pernyataan Mozilla dalam blog resminya, dikutip dari Liputan6.com, Jumat, 23 Maret 2018.

Mozilla mempelajari lebih lanjut kemungkinan mengakses banyak data Facebook secara terbuka, khususnya berkenaan dengan peraturan aplikasi pihak ketiga. Atas dasar ini, organisasi yang berbasis di Mountain View, California, Amerika Serikat, menghentikan iklan untuk sementara waktu.

Tak hanya Mozilla, Incorporated Society of British Advertisers (ISBA) di Inggris juga meminta pertanggungjawaban dari Facebook atas skandal yang telah terjadi. ISBA merencanakan pertemuan dengan para petinggi Facebook pekan ini.

“ Ketika bertemu dengan Facebook, kami ingin memahami cakupan penyelidikan yang Zuck berikan,” kata Direktur Jenderal ISBA, Phil Smith.

ISBA merupakan badan perdagangan yang mewakili lebih dari 3 ribu merek, termasuk Unilever dan P&G. Mereka sedang mempertimbangkan menarik ratusan juta dolar uang iklan mereka dari Facebook.

Keputusan ini akan dilaporkan setelah mendapat jawaban dari para petinggi Facebook saat pertemuan nanti.

(Beq, Sumber: Liputan6.com/Yuslianson)

 

Beri Komentar