Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
CEO Facebook, Mark Zuckerberg, Angkat Bicara Tentang Seruan Menghapus Facebook.
Dream – Tanda pagar (hashtag) seruan menghapus menjadi viral di jejaring sosial. Seruan ini muncul setelah raksasa media sosial itu diguncang skandal bocornya data 50 juta pemilik akun Facebook.
Ramai beredar di sosial media, Apa tanggapan CEO Facebook, Mark Zuckerberg?
Dilansir dari CNBC, Jumat 23 Maret 2018, Zuckerberg tidak melihat ada banyak pengguna yang menghapus akun Facebook setelah muncul seruan tersebut.
“Saya tidak melihat ada angka yang signifikan,” kata dia.
Namun, kata Zuckerberg, seruang menghapus Facebook memberikan pertanda tidak baik. Itu sinyal bahwa kepercayaan pengguna merupakan isu utama dan penghapusan Facebook dilakukan oleh orang-orang yang tidak nyaman datanya diakses tanpa sepengetahuan mereka.
“Ini adalah isu besar dan kami harus bertanggung jawab untuk menyelesaikannya,” kata dia.
Sekadar informasi, salah satu pendiri WhatsApp, Brian Acton, mengajak warganet untuk menghapus akun mereka.
“Ini waktunya,” cuit dia dalam bahasa Inggris, dikutip dari akun Twitternya, @brianacton, Rabu 21 Maret 2018.
Acton membubuhkan tanda pagar (tagar) #deletefacebook di akhir cuitan.
(Sah)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya