Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ada Beberapa Tips Yang Bisa Dilakukan Supaya Niat Menabung Tetap Berada Di Jalan Yang Lurus. (Foto: Mydailylifetips.com)
Dream – Menabung bisa dibilang gampang-gampang susah. Untuk mengubah kebiasaan uang, tak jarang diperlukan sedikit “kerja keras”.
Dengan begitu, seseorang bisa berhenti untuk mengeluarkan uang untuk kebutuhan yang tidak penting. Tidak hanya itu, dia juga bisa mengubahnya menjadi pengeluaran yamg masuk akal. Sisanya pun bisa dialokasikan menjadi tabungan.
Alasan orang menabung pun beraneka macam. Ada yang ingin menabung karena ingin membeli mobil baru, ada yang ingin membeli rumah baru, dan ada yang ingin menabung karena ingin menikah.
Sebenarnya, mengubah kebiasaan untuk menabung itu mudah. Cukup mengingat-ingat alasan menabung itu untuk apa dan merombak kebiasaan terhadap uang. Misalnya, memangkas pos anggaran yang tidak perlu dan menyediakan pos anggaran darurat.
Lalu, bagaimana caranya supaya kita tetap on the track untuk menabung dan tidak terjerat godaaan sana-sini?
Dilansir dari CheatSheet, Jumat 13 Januari 2017, ada tiga tips yang bisa dilakoni supaya niat menabung tidak melenceng.
Camkan Alasan Mengapa Menabung Sangat Penting
Coba tanamkan betul, camkan kuat-kuat di pikiran alasan sebenarnya menabung. Jika menabung untuk jalan-jalan, it’s okay. Tulis alasannya di lembaran kertas harian, ingat-ingat itu ketika melakukan kegiatan sehari-hari, termasuk saat ingin berbelanja. Dengan begitu, dia bisa fokus untuk menabung dan keinginannya pun bisa terwujud.
Catat Setiap Pengeluaran dari Anggaran
Bujet, pengeluaran, dan daftar belanja terbukti ampuh untuk mencegah kita untuk melenceng dari niat menabung. Orang yang sudah terbiasa dengan catatan pengeluaran, biasanya akan mengetatkan pengeluaran, terutama untuk pengeluaran yang tidak perlu.
Jika ingin mencoba, bisa terlebih mendaftar semua pengeluaran yang dikeluarkan dalam sebulan. Dari situ, akan terlihat seberapa besar pengeluaran dan pos-pos mana yang pengeluarannya bisa dikurangi atau dicoret.
Jika Gaji Naik, Jangan Naikkan Belanja
Memang terkesan natural jika menaikkan anggaran belanja ketika ada mendapat kenaikan gaji atau kenaikan jabatan. Misalnya, membidik gadget keluaran terbaru atau menaikkan gaya hidup sehingga niat untuk menabung pun terlupakan. Padahal, dengan kenaikan gaji, seharusnya seseorang menaikkan jumlah dana yang bisa disimpan. (Ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS