Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Regional I RO BSM, Ahmad Zailani, Gubernur Utara Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, Dan GH Pawning BSM, Dian Faqihdien Suzabar, Setelah Menandatangani MoU BSM-Pemprov Sumatera Utara. (Foto: Bank Syariah Mandiri)
Dream – Bank Syariah Mandiri (BSM) memberikan layanan perbankan syariah kepada pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Selain itu, BSM juga akan menawarkan produk ritel kepada pemerintah daerah ini.
Dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 12 Januari 2017, penandatanganan ini dilakukan oleh Group Head Pawning BSM, Dian Faqihdien Suzabar (Difa), dan Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, di kantor Gubernur Sumut, Sumatera Utara.
Melalui nota kesepahaman ini, BSM dan Pemprov Sumut sepakat untuk bekerja sama dalam menggunakan jasa dan produk keuangan syariah di lingkungan pemerintah Provinsi Sumut.
”Kami berharap penandatanganan MoU ini dapat segera disusul perjanjian kerja sama sehingga kami segera dapat mensupport kebutuhan perbankan syariah jajaran Pemrov Sumut,” kata Difa.
Dia mengatakan, nota kesepahaman tersebut berkaitan dengan fokus BSM pada segmen ritel dan status BSM sebagai bank pembayar gaji PNS atau bank BO II. Dengan begitu, gaji bisa disalurkan lewat BSM untuk PNS yang menginginkan gajinya dibayarkan lewat bank syariah.
“ BSM menawarkan produk dan jasa, khususnya pembiayaan terkait umrah dan haji, serta cicil dan gadai emas bagi pengawai negeri di lingkungan Provinsi Sumut,” kata Difa.
Sekadar informasi, hingga November 2016, aset BSM telah mencapai Rp77,4 triliun, pembiayaan syariah Rp54 triliun, dan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp68,1 triliun.
Di provinsi Sumatera Utara, kinerja BSM mencatatkan DPK sebesar Rp2,87 triliun, pembiayaan Rp2,04 triliun, dan aset Rp2,98 triliun. Di Provinsi Sumatera Utara, BSM memiliki 3 area yaitu Area Medan Ahmad Yani, Area Medan Gajah Mada dan Area Pematang Siantar dengan total outlet sejumlah 49 outlet.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya