Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anies Baswedan Saat Berbincang Dengan Sandiaga Uno (Facebook.com/Anies Baswedan)
Dream - DKI Jakarta menjadi wajah kebhinekaan Indonesia. Berbagai suku, agama, dan budaya ada di Ibukota. Karena itulah, Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan, berharap perbedaan itu tidak dijadikan alasan warga terkotak-kotak dan memicu permusuhan.
" Jakarta jangan terkotak-kotak. Dan itu semua dimulai dari kami (Anies-Sandi). Kami memberi contoh, boleh berbeda di masa lalu. Tapi bisa bersatu, bisa bekerja sama," ujar Anies, di Jakarta, Kamis 12 Januari 2017.
Persatuan, menurut Anies, harus ditunjukkan oleh pemimpinnya. Perbedaan yang ada tidak harus dipandang sebagai persaingan. " Lawan bukan musuh. Lawan apapun, sejatinya adalah teman. Lawan debat adalah teman berpikir. Lawan bertanding adalah teman bermain," kata dia.
Untuk perubahan di Jakarta ke depan, Anies mendorong agar orang-orang baik masuk dunia politik. " Kalau orang tidak bermasalah hanya membayar pajak, siapa yang mengelola uang pajak? Kalau ada orang tak bermasalah masuk politik, kenapa dipermasalahkan?" ujar Anies.
Mantan Ketua Komite Etik KPK ini menjelaskan tata kelola pemerintahan Jakarta perlu diubah. Anies tidak menolak jika diminta mengambil tanggung jawab menyelesaikan persoalan di Jakarta itu.
Sebab, kata dia, jika Jakarta kembali dipimpin petahana, ada konsekuensi besar yang akan dihadapi. " Pertama, (yang dihadapi) yaitu persatuan. Kedua, mengenai keadilan untuk keluarga-keluarga pra-sejahtera," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya